Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Zulhas Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket, Warung Kelontong Malah Diuntungkan

        Zulhas Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket, Warung Kelontong Malah Diuntungkan Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membantah isu yang menyebut keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) akan mematikan usaha warung kelontong milik masyarakat. Menurutnya, Kopdes justru dapat menjadi sarana promosi bagi produk pedagang kecil.

        Zulhas menegaskan konsep Kopdes yang dikembangkan pemerintah tidak dirancang untuk bersaing dengan warung kelontong maupun minimarket modern. Keberadaannya disebut sebagai wadah yang dapat membantu memperluas pemasaran produk masyarakat.

        "Apalagi katanya nanti Zulhas nutup warung-warung kelontong, enggak ada urusannya. Malah warung kelontong justru bisa titip barang. Kalau mau promosi seluruh Indonesia, boleh melalui Kopdes," ujar Zulhas di Makassar, Selasa (4/8/2026).

        Ia menilai narasi yang menyebut Kopdes akan menggusur usaha warung kelontong merupakan informasi yang tidak benar. Zulhas meminta masyarakat tidak mudah mempercayai isu tersebut.

        "Karena ini bukan warung, bukan... bukan supermarket, ya. Nah itu yang perlu kami jelaskan," tegasnya.

        Baca Juga: Pengamat: Kopdes Merah Putih Bukan Koperasi, Itu Warung Politik

        "Jadi tidak ada hoaks itu ya, yang warung-warung ditutup itu. Itu jahat sekali. Iya, pengen suruh orang ribut saja," lanjutnya.

        Zulhas kembali menekankan bahwa tujuan pembentukan Kopdes adalah memperkuat ekonomi masyarakat desa, bukan mengambil alih peran usaha kecil yang sudah ada. Menurutnya, pedagang kelontong justru memiliki peluang memanfaatkan jaringan Kopdes untuk memperluas distribusi dan promosi produk mereka.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: