Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pergadaian Ngebut! Pembiayaan Melonjak 54%, Pinjol dan Multifinance Kalah Jauh

        Pergadaian Ngebut! Pembiayaan Melonjak 54%, Pinjol dan Multifinance Kalah Jauh Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri pergadaian dan pinjaman daring sama-sama mencatatkan peningkatan per Juni 2026 yakni sebesar 54,47% secara tahunan (yoy) dan 25,88% (yoy).

        Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan outstanding pembiayaan industri pinjaman daring mencapai Rp105,14 triliun pada Juni 2026.

        “Pada industri pindar, outstanding pembiayaan tumbuh 25,88% year on year (yoy) dengan nilai Rp105,14 triliun,” ujar Agusman dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Juni 2026, Selasa (4/8/2026).

        OJK juga mencatat kualitas pembiayaan industri pindar masih terus dipantau. Hingga Juni 2026, tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) berada pada level 4,26%.

        Di sisi lain, industri pergadaian membukukan pertumbuhan paling tinggi dari sisi penyaluran pembiayaan. Nilai pembiayaan mencapai Rp162,26 triliun atau meningkat 54,47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan sebanyak Rp136,88 triliun dari total pembiayaan disalurkan ke produk gadai.

        "Sementara itu pada industri pergadaian, penyaluran pembiayaan pada Juni 2026 tumbuh sebesar 54,47% year on year menjadi Rp162,26 triliun dengan pembiayaan terbesar disalurkan dalam bentuk produk gadai yaitu sebesar Rp136,88 triliun," tuturnya.

        Sebagai perbandingan, piutang perusahaan pembiayaan (multifinance) hanya tumbuh 1,88% secara tahunan menjadi Rp511,26 triliun, didorong peningkatan pembiayaan modal kerja sebesar 6,36%.

        Sementara itu, pembiayaan industri modal ventura masih mencatat kontraksi. Hingga Juni 2026, nilai pembiayaan turun 0,48% secara tahunan menjadi Rp16,28 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: