Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saat Eropa Tinggalkan Infantino, Indonesia Justru Pasang Badan untuk Presiden FIFA

        Saat Eropa Tinggalkan Infantino, Indonesia Justru Pasang Badan untuk Presiden FIFA Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gelombang penolakan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino terus membesar setelah polemik rencana penjualan saham Piala Dunia. Namun di tengah derasnya kritik dari Eropa, Indonesia justru menunjukkan sikap berbeda dengan tetap memberikan dukungan kepada orang nomor satu FIFA tersebut.

        Posisi Infantino memang tengah berada dalam tekanan menjelang pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027. Proposal pembentukan perusahaan baru yang akan membuka peluang investor swasta memiliki saham turnamen Piala Dunia memicu kontroversi luas.

        Penolakan keras datang dari sejumlah konfederasi besar seperti UEFA dan CONCACAF. Bahkan, ancaman boikot membuat FIFA akhirnya membatalkan rencana tersebut.

        Dampaknya tidak hanya menghentikan proposal kontroversial itu, tetapi juga menggoyang peta politik di tubuh FIFA. Beberapa negara Eropa mulai menarik dukungan terhadap Infantino.

        Wales, Denmark, Swedia, Serbia, hingga Inggris disebut telah mencabut dukungan mereka kepada pria asal Swiss tersebut. Situasi ini membuka peluang munculnya kandidat baru dalam pemilihan Presiden FIFA mendatang.

        Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Presiden CONCACAF Victor Montagliani pun mulai disebut sebagai sosok yang berpotensi menantang Infantino pada kongres FIFA tahun depan.

        Di tengah situasi tersebut, Indonesia justru mengambil sikap yang berlawanan dengan mayoritas negara Eropa.

        PSSI melalui pernyataan resminya di media sosial menegaskan tetap memberikan dukungan penuh kepada Gianni Infantino.

        "PSSI menegaskan kembali dukungannya yang berkelanjutan untuk Presiden FIFA Gianni Infantino dan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan FIFA dan semua Asosiasi Anggota untuk memajukan pengembangan sepak bola di Indonesia & di seluruh dunia," tulis PSSI dalam pernyataan resminya.

        Baca Juga: FIFA Belum Cairkan Dana Rp18 Miliar ke Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026, Ada Apa?

        Indonesia bukan satu-satunya negara yang masih berada di belakang Infantino. Laporan FourFourTwo menyebut masih ada sekitar 15 negara lain yang juga memberikan dukungan terbuka.

        Sebagian besar dukungan tersebut datang dari negara-negara anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Sri Lanka, dan Lebanon. Dari kawasan Afrika, Mesir serta Maroko juga masuk dalam daftar pendukung Infantino.

        Loyalitas sejumlah negara tersebut tidak lepas dari berbagai program bantuan FIFA selama kepemimpinan Infantino, mulai dari pendanaan pengembangan sepak bola hingga pembangunan infrastruktur.

        Dengan total 211 federasi anggota FIFA yang masing-masing memiliki satu suara dalam pemilihan presiden, dukungan dari negara-negara Asia dan Afrika berpotensi menjadi modal penting bagi Infantino untuk mempertahankan jabatannya pada 2027.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: