- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Siapkan Roadmap 5 Tahun, Danantara Buka Peluang IPO Sejumlah BUMN Raksasa
Kredit Foto: BPMI
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah menyusun peta jalan (roadmap) transformasi selama lima tahun yang akan menjadi arah pengembangan perusahaan-perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) di bawah pengelolaannya.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah membuka peluang penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) bagi sejumlah BUMN, termasuk PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, hingga PT Angkasa Pura Indonesia.
Chief Executive Officer Danantara, Dony Oskaria, mengatakan roadmap tersebut akan memuat visi, misi, target laba tahunan, serta tahapan transformasi yang akan dijalankan secara bertahap dalam lima tahun ke depan.
"Jadi setiap tahunnya tentu ada target laba. Jadi kita mulai dari pengembangan visi kemudian misi kemudian juga target goals yang ingin dicapai per tahunnya, kemudian baru tadi tematiknya setiap tahun," kata dia di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dikutip Kamis (76/8/2026).
Menurut Dony, tahun pertama akan difokuskan pada konsolidasi dan restrukturisasi lebih dari 1.000 entitas BUMN yang berada di bawah Danantara. Langkah tersebut menjadi fondasi sebelum perusahaan memasuki fase transformasi berikutnya.
"Kita tadi dengan bantuan Pak Purbaya kita tematik tahun ini kan adalah seluruh perusahaan itu konsolidasi ya, jadi konsolidasi dan restrukturisasi," katanya.
Pada tahun kedua, Danantara akan mengarahkan transformasi pada pengembangan sumber daya manusia (people development) serta pembentukan budaya perusahaan.
Selanjutnya, tahun ketiga difokuskan pada inovasi dan pemanfaatan teknologi, termasuk implementasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di lingkungan BUMN.
Memasuki tahun keempat, fokus bergeser pada penciptaan nilai. Pada tahap ini Danantara akan menentukan perusahaan yang layak menjalin kemitraan strategis, tetap menjadi perusahaan tertutup, maupun melantai di Bursa Efek Indonesia melalui IPO.
Baca Juga: OJK Ungkap Masih Ada 15 Aksi Korporasi Mengantre, 3 Perusahaan Siap IPO
Baca Juga: OJK Sebut Indonesia Perlu 30 IPO Setiap Tahun demi Capai Target 1.100 Emiten
"Nanti kita bicara mana yang strategic partnership, mana yang akan IPO, mana yang tetap tertutup. Tentu arahnya akan didiskusikan juga dengan Kementerian Keuangan karena ini merupakan aset negara," ujarnya.
Dony mengungkapkan terdapat banyak BUMN yang berpotensi melakukan IPO sebagai bagian dari strategi memperdalam pasar modal Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
"Ada banyak. Contohnya Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo, Angkasa Pura, dan masih banyak perusahaan lain yang secara market cap bagus untuk kita IPO-kan," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra