Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Apple Resmi Sewakan iPhone, Lebih Murah dari Beli? Begini Hitungannya

        Apple Resmi Sewakan iPhone, Lebih Murah dari Beli? Begini Hitungannya Kredit Foto: Apple
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Apple resmi meluncurkan Apple Upgrade, program yang memungkinkan konsumen di Amerika Serikat menggunakan iPhone melalui skema sewa (leasing) dengan pembayaran bulanan. Program ini menawarkan biaya yang lebih rendah dibandingkan membeli perangkat secara langsung, tetapi pengguna tidak otomatis menjadi pemilik iPhone.

        Untuk tahap awal, Apple Upgrade hanya tersedia di Amerika Serikat. Konsumen harus menggunakan operator yang memenuhi syarat, yakni AT&T, T-Mobile, atau Verizon, serta lolos persetujuan kredit dari Klarna.

        Program ini menawarkan masa sewa selama 12 bulan atau 24 bulan. Setelah kontrak berakhir, pengguna dapat mengembalikan perangkat, melakukan upgrade ke model terbaru dengan kontrak baru, atau membeli iPhone tersebut dengan membayar biaya tambahan.

        iPhone 17 Pro, Selisih Biaya Capai US$331

        Untuk iPhone 17 Pro varian 256 GB, harga jual dibanderol mulai US$1.099 atau sekitar Rp19,8 juta.

        Melalui Apple Upgrade, biaya sewanya mulai US$31,99 per bulan untuk kontrak 24 bulan atau US$45,99 per bulanuntuk kontrak 12 bulan.

        Jika memilih kontrak 24 bulan, total biaya yang dikeluarkan mencapai US$767,76, atau sekitar US$331,24 lebih rendah dibandingkan membeli perangkat secara langsung. Sementara kontrak 12 bulan membutuhkan pembayaran sekitar US$551,88.

        Namun, setelah masa sewa berakhir, perangkat harus dikembalikan apabila pengguna tidak mengambil opsi pembelian.

        Biaya Sewa Seluruh Model iPhone

        Perbandingan biaya Apple Upgrade dengan harga beli langsung adalah sebagai berikut:

        Model

        Harga Beli

        Sewa 24 Bulan

        Total Sewa 24 Bulan

        Selisih

        iPhone 17 Pro

        US$1.099

        US$31,99/bulan

        US$767,76

        US$331,24

        iPhone Air

        US$999

        US$28,99/bulan

        US$695,76

        US$303,24

        iPhone 17

        US$799

        US$22,99/bulan

        US$551,76

        US$247,24

        iPhone 17e

        US$599

        US$17,99/bulan

        US$431,76

        US$167,24

        Sementara itu, total biaya sewa untuk kontrak 12 bulan masing-masing mencapai US$551,88 untuk iPhone 17 Pro, US$503,88 untuk iPhone Air, US$395,88 untuk iPhone 17, dan US$299,88 untuk iPhone 17e.

        Lebih Murah, tetapi Bukan Berarti Lebih Hemat

        Secara nominal, biaya yang dikeluarkan melalui Apple Upgrade memang lebih rendah dibandingkan membeli iPhone secara langsung.

        Namun, skema tersebut tidak dapat disamakan dengan penghematan karena status kepemilikan perangkat berbeda. Pada pembelian langsung, konsumen menjadi pemilik iPhone sehingga perangkat masih memiliki nilai jual kembali atau dapat ditukar tambah (trade-in) di kemudian hari.

        Sebaliknya, melalui Apple Upgrade, pengguna hanya membayar hak penggunaan perangkat selama masa kontrak. Jika tidak memilih opsi pembelian, iPhone wajib dikembalikan kepada Apple setelah kontrak berakhir.

        Apple juga menyatakan perangkat harus dikembalikan dalam kondisi sesuai ketentuan kontrak. Kerusakan tertentu dapat dikenakan biaya tambahan.

        Dengan demikian, Apple Upgrade lebih sesuai bagi pengguna yang rutin mengganti iPhone setiap satu hingga dua tahun. Sebaliknya, membeli secara langsung tetap menjadi pilihan yang lebih menguntungkan bagi konsumen yang ingin menggunakan perangkat dalam jangka panjang atau menjualnya kembali di kemudian hari.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: