Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Apple Bikin iPhone Lipat, Samsung Langsung Nyinyir

Apple Bikin iPhone Lipat, Samsung Langsung Nyinyir Kredit Foto: Apple
Warta Ekonomi, Jakarta -

Samsung Electronics langsung menyindir Apple setelah perusahaan asal Amerika Serikat itu resmi memasuki pasar ponsel lipat melalui iPhone Duo.

Sindiran tersebut disampaikan Samsung melalui akun X @SamsungMobileUS tak lama setelah Apple memperkenalkan iPhone Duo pada Rabu (9/9/2026).

“Beri tahu kami ketika anda selesai memanaskan kembali sisa makanan kami (our leftovers),” tulis Samsung dalam unggahannya di X, Kamis (10/9/2026).

Samsung kembali menyindir perangkat tersebut melalui unggahan lain dengan tulisan, “Sejauh ini, sama aja.”

iPhone Duo merupakan ponsel lipat pertama Apple. Perangkat tersebut dibanderol US$1.999 atau sekitar Rp35 juta dan menggunakan desain lipat bergaya paspor yang sebelumnya telah digunakan Samsung pada lini Galaxy Z Fold.

Masuknya Apple membuat persaingan di pasar ponsel lipat semakin ketat. Segmen tersebut selama ini banyak dikembangkan Samsung bersama sejumlah produsen asal China, termasuk Huawei.

Samsung sendiri telah mengembangkan teknologi ponsel lipat selama bertahun-tahun. Perjalanan perusahaan di segmen tersebut juga sempat menghadapi kendala setelah generasi pertamanya mengalami persoalan pada layar yang menyebabkan peluncuran harus ditunda.

Kini, kehadiran Apple berpotensi mengubah peta persaingan karena ditopang basis pengguna iPhone yang besar.

Perusahaan riset Counterpoint memperkirakan Apple dapat menguasai sekitar 25% pasar ponsel lipat pada 2026. Sementara itu, pangsa Samsung diproyeksikan mencapai sekitar 38%.

Analis Counterpoint Liz Lee menilai Apple berpotensi memberikan tekanan besar terhadap Samsung. Namun, Samsung masih memiliki keunggulan dari sisi skala produksi, pengalaman, dan jaringan distribusi global.

“Harga yang ditetapkan Apple menjadi salah satu bagian paling mengesankan. Menjaga harga iPhone Duo tetap sedikit di bawah US$2.000, tepatnya US$1.999 [Rp35 juta], dan hanya sekitar US$100 lebih mahal dibanding Galaxy Z Fold 8 terlihat seperti langkah yang cukup berani dari Apple,” kata Liz Lee, dikutip dari Reuters, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: iPhone Lipat Pertama Apple Meluncur, Analis: Bisa Jadi Cuma Barang Mewah

Baca Juga: Harga Tembus Rp43,9 Juta, Ini Spesifikasi dan Beda iPhone 18 Pro dan Pro Max

Baca Juga: iPhone 18 Pro Resmi Meluncur, Segini Perkiraan Harganya di Indonesia

“Kami memperkirakan Apple benar-benar akan mengubah lanskap persaingan di pasar foldable, dan Samsung akan menghadapi tekanan pasar yang paling signifikan. Namun, Samsung juga memiliki skala, pengalaman selama bertahun-tahun, serta jaringan distribusi global yang kuat,” lanjutnya.

Persaingan tersebut juga menarik karena Apple memanfaatkan rantai pasok yang telah dibangun Samsung dalam pengembangan iPhone Duo.

“Apple pandai menentukan waktu yang tepat dan memasuki pasar ketika sebuah produk telah mencapai tingkat kematangan tertentu,” kata Ben Wood, Chief Analyst di CCS Insight.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri