Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BRIN Bikin Genteng Sabut Kelapa, Harganya Rp26 Ribu tapi Bisa Turun Jadi Rp10 Ribu

        BRIN Bikin Genteng Sabut Kelapa, Harganya Rp26 Ribu tapi Bisa Turun Jadi Rp10 Ribu Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan genteng berbahan sabut kelapa yang diklaim kuat, tidak mudah pecah, tahan lama, dan ramah lingkungan. Kekuatan genteng tersebut bahkan diuji langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan cara diinjak hingga dibanting.

        Peneliti BRIN dari Pusat Riset Biomassa Indonesia, Sukma Surya Kusumah, mengatakan genteng sabut kelapa buatannya memiliki ketahanan yang cukup baik. Ia pun mempersilakan Prabowo menguji langsung produk tersebut.

        "Nggak mudah pecah, bisa didemokan untuk diinjak atau dilempar," kata Sukma dalam pertemuan Presiden RI dengan 150 periset BRIN, dikutip dari YouTube Sekretariat RI, Jumat (7/8/2026).

        Meski memiliki keunggulan dari sisi kekuatan, harga genteng sabut kelapa BRIN saat ini masih lebih mahal dibandingkan genteng tanah liat.

        Sukma menyebut satu genteng sabut kelapa dibanderol sekitar Rp26.000. Namun, harga tersebut masih berpeluang ditekan apabila kapasitas produksinya semakin besar.

        "Genteng tanah (liat) itu Rp7 ribu per pieces-nya, Bapak (Prabowo). Kita masih Rp15-26 ribu. Dengan kapasitas lebih besar bisa berkurang lagi jadi Rp10 ribu," ujar Sukma.

        Artinya, dengan peningkatan kapasitas produksi, harga genteng sabut kelapa tersebut ditargetkan dapat turun hingga sekitar Rp10.000 per buah.

        Sukma juga memaparkan kebutuhan biaya genteng apabila digunakan untuk membangun rumah tipe 36.

        Menurut dia, biaya yang diperlukan untuk genteng rumah tipe tersebut mencapai sekitar Rp11 juta.

        "(Rumah) tipe 36 total biayanya itu sekitar Rp11 juta, Bapak (Prabowo) untuk gentengnya," katanya.

        Genteng berbahan sabut kelapa itu juga disebut pernah digunakan untuk membangun rumah bantuan TNI Angkatan Darat di Nias. Untuk rumah berukuran 4x6 meter, biaya gentengnya sekitar Rp12 juta.

        Sebelumnya, Prabowo sempat menguji langsung kekuatan genteng sabut kelapa yang dikembangkan peneliti BRIN.

        Baca Juga: Prabowo Temui Sejumlah Kandidat Gubernur BI, Nama-Nama Ini Disebut

        Prabowo memegang genteng berwarna cokelat yang tampak lebar, tipis, dan ringan. Ia kemudian mengetuk-ngetuk genteng tersebut untuk melihat ketahanannya.

        Tak berhenti di situ, Prabowo menginjak dan melempar genteng tersebut. Ia bahkan membantingnya sebelum kembali menginjaknya.

        Hasilnya, genteng tersebut masih dalam kondisi utuh. Prabowo pun menilai kualitas genteng sabut kelapa tersebut cukup baik dan langsung menanyakan kemungkinan produksinya dilakukan secara massal.

        "Tapi (genteng) ini bagus nih. Ini bisa produksi massal?" ucap Prabowo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: