Belum Semua Hal Terungkap Soal Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Akan Bongkar Minggu Ini
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Dokter Tifauzia Tyasumma atau Dokter Tifa kembali membuat pernyataan yang menarik perhatian di tengah polemik perkara dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. Meski sebelumnya menyatakan telah memilih untuk hijrah dan tidak lagi mengurusi polemik tersebut, ia memberi sinyal bahwa masih ada bagian dari perkara yang belum pernah ia ceritakan kepada publik.
Tifa bahkan menjanjikan akan membuka persoalan tersebut dalam konferensi pers yang direncanakan berlangsung pada pekan ini. Pernyataan itu menjadi sorotan karena ia mengaku menyimpan pengalaman dan informasi yang menurutnya belum tersampaikan secara terbuka selama proses hukum berjalan.
Baca Juga: Denny Indrayana: Sayembara Temukan Ijazah Gibran Tadinya Akan Berhadiah Rp1 Miliar, Bukan Rp100 Juta
"Tak tertanggungkan pada saya yang belum saya ceritakan pada anda semua. Minggu ini, jika diizinkan tuhan, saya akan konferensi pers tentang hal tersebut," kata Tifa, dikutip Selasa (11/8/2026).
Salah satu yang menjadi perhatian adalah klaimnya bahwa dirinya mendapatkan rangkaian tidak mengenakan selama berurusan dengan dugaan kasus ijazah palsu milik Jokowi.
Ia menyebut adanya dugaan penganiayaan dan tindakan yang dinilainya sebagai bentuk penzaliman. Menurut Tifa, berbagai peristiwa tersebut meninggalkan kerugian yang tidak ringan bagi dirinya.
Namun, Dokter Tifa sendiri belum membeberkan secara rinci apa saja kejadian yang dimaksud maupun pihak-pihak yang menurutnya berkaitan dengan persoalan tersebut.
Sebelumnya, Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa memutuskan mengakhiri keterlibatan aktifnya dalam polemik dugaan palsunya ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Setelah lebih dari setahun menjadi salah satu tokoh yang paling vokal mengangkat isu tersebut, ia mengaku merasa tugasnya telah selesai.
Tifa merefleksikan perjalanan panjang yang dilaluinya, termasuk berbagai konsekuensi hukum yang menurutnya ikut menghampiri selama mengkritisi persoalan terkait. Hal tersebut menjadi salah satu alasan dirinya memilih mengakhiri peran sebagai pihak yang aktif mengikuti polemik ijazah Jokowi.
"Satu tahun berselang ya, berbagai macam peristiwa terjadi, termasuk kriminalisasi yang terjadi pada saya sejak tanggal 30 April 2025. Dan satu tahun ini saya berpikir bahwa untuk saya itu ya cukup," ujar Tifa, dikutip Kamis (6/8/2026).
Baca Juga: UGM Klaim Tak Punya Kewajiban Jawab Keaslian Ijazah Jokowi: Yang Meragukan, Dialah Harus Membuktikan
Tifa diketahui menjadi salah satu tersangka dalam perkara yang berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi. Ia dan Roy Suryo ditangkap penyidik Polda Metro Jaya di Jumat, 19 Juni 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar