Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Denny Indrayana: Sayembara Temukan Ijazah Gibran Tadinya Akan Berhadiah Rp1 Miliar, Bukan Rp100 Juta

Denny Indrayana: Sayembara Temukan Ijazah Gibran Tadinya Akan Berhadiah Rp1 Miliar, Bukan Rp100 Juta Kredit Foto: Instagram/Denny Indrayana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Eks Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Denny Indrayana membuat langkah tak biasa di tengah polemik mengenai ijazah milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia membuka sayembara bagi siapa pun yang mampu menunjukkan atau mendapatkan ijazah sekolah menengah pertama atau sederajat milik politikus muda itu, dengan hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta.

Nilai hadiah tersebut ternyata bukan angka awal yang direncanakan Denny. Ia mengungkapkan semula ingin memberikan hadiah hingga Rp1 miliar. Namun, rencana itu urung dilakukan setelah mendapat masukan dari istrinya.

Baca Juga: PSI ke Denny Indrayana: Yang Bisa Pecat Gibran Cuma Rakyat, Bukan Profesor dengan Gelar di Langit...

“Siapa pun yang bisa menunjukkan atau mendapatkan ijazah sekolah menengah pertama/sederajat mas wapres, akan saya berikan hadiah Rp100 juta. Tadinya mau Rp1 miliar, tapi istri saya bilang, ‘aduh, kebanyakan.’ Maklum kita tidak punya berangkas dengan emas dan dolar,” kata Denny, dikutip Senin (10/8/2026).

Denny mengklaim bahwa sayembara ini terkait dengan desakannya agar politikus itu mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden. Sebelumnya, Denny sendiri memang menyampaikan usulan pengunduran diri dari Gibran.

Denny mengatakan dirinya ingin mengakhiri perdebatan tersebut melalui sebuah pembuktian yang menurutnya sederhana. Ia menyatakan bersedia menghentikan dorongan tersebut asalkan dirinya bisa melihat ijazah sekolah menengah pertama atau sederajat milik Gibran.

Menurut Denny, keberadaan ijazah terkait memiliki arti penting karena dokumen tersebut berkaitan dengan persyaratan pendidikan untuk calon wakil presiden. Karena itu, ia meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada pernyataan atau klaim, tetapi dapat dibuktikan melalui dokumen asli.

Denny juga menyinggung bahwa politikus muda itu pernah menunjukkan dokumen pendidikan S-1 ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Ia berharap hal serupa juga dilakukan terhadap ijazah pendidikan menengahnya.

“Ke siapapun yang bisa menunjukkan ijazah asli sekolah menengah pertama atau sederajat Mas Gibran; Saya akan saya beri hadiah rp100 juta,” tandasnya.

Dengan demikian, sayembara tersebut bukan sekadar tawaran hadiah. Denny menjadikannya sebagai bagian dari tekanan publik agar dokumen pendidikan politikus muda itu dapat diperlihatkan secara terbuka. Besarnya hadiah yang semula bahkan disebut mencapai Rp1 miliar menunjukkan betapa seriusnya ia ingin mendapatkan bukti yang menjadi pokok perdebatan tersebut.

Baca Juga: Kemarahan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soal Dokter Hina Pasien BPJS: Tidak Boleh Namanya Pelayan...

Namun, sampai pernyataan itu disampaikan, tidak terdapat keterangan dalam pernyataan mantan menteri itu mengenai adanya pihak yang telah berhasil menyerahkan atau menunjukkan ijazah asli Gibran. Belum ada juga tanggapan terkait hal ini dari istana maupun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar