Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Airlangga Minta Target Kredit UMKM Naik hingga Rp2.000 Triliun

        Airlangga Minta Target Kredit UMKM Naik hingga Rp2.000 Triliun Kredit Foto: Instagram,com/airlanggahartarto
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mendorong peningkatan pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga mencapai Rp2.000 triliun. 

        Ia mengatakan, peningkatan pembiayaan UMKM diperlukan untuk mengisi kesenjangan akses pendanaan yang masih terjadi di antara pelaku usaha. Menurutnya, masih adanya kelompok usaha yang membutuhkan pembiayaan dalam kisaran Rp5 juta hingga Rp500 juta yang belum terlayani secara optimal.

        "Yang di tengah kita sering sebut yang tengah kosong ini adalah didorong untuk naik ke atas," kata Airlangga, dalam acara UMKM Finance Summit, Selasa, (11/08/2026). 

        Menurut Airlangga, peningkatan pembiayaan tersebut perlu diarahkan agar UMKM tidak hanya memperoleh akses kredit dalam jumlah kecil, tetapi juga mampu berkembang dan mendapatkan pembiayaan yang lebih besar sesuai dengan kapasitas usahanya. 

        Ia menilai penguatan pembiayaan menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong UMKM naik kelas. Dengan akses pendanaan yang lebih luas, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional. 

        Selain pembiayaan, Airlangga menekankan pentingnya penguatan inklusi dan literasi keuangan. Menurutnya, akses masyarakat terhadap layanan keuangan sudah semakin baik, tetapi kemampuan untuk memahami produk keuangan, investasi, dan pengelolaan keuangan masih perlu ditingkatkan. 

        "Jadi sekarang financial inclusion sudah naik, tetapi kemampuan mereka untuk membaca hal-hal investasi dan lain-lain, ini yang dikejar berikutnya," ujarnya.

        Baca Juga: Produk UMKM Sulit Laku, Maman Abdurrahman Soroti Banjir Barang Impor di Pasar Domestik

        Baca Juga: Purbaya Tunda Pungutan Pajak UMKM via E-Commerce, Ini Alasannya

        Airlangga juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pengembangan UMKM. Menurutnya, digitalisasi dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan. 

        Ia mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi semakin penting dalam mengembangkan UMKM di tengah perubahan perilaku konsumen dan perkembangan ekonomi digital. Karena itu, pelaku UMKM perlu didorong agar mampu memanfaatkan teknologi dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. 

        Sebagai perbandingan, Airlangga mencontohkan India sebagai negara yang berhasil menjadikan UMKM sebagai salah satu basis perekonomiannya. Menurutnya, Indonesia dapat mempelajari bagaimana India meningkatkan produktivitas UMKM sekaligus menjaga pasar bagi produk-produk yang dihasilkan pelaku usaha.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aryo Hadi Wibowo
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: