Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Waduh, Saat Masalah Ijazah Jokowi Menyeret Pemimpin Dunia Macam Vladimir Putin dan Xi Jinping

        Waduh, Saat Masalah Ijazah Jokowi Menyeret Pemimpin Dunia Macam Vladimir Putin dan Xi Jinping Kredit Foto: Reuters/Sputnik/Sergei Karpukhin
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sugi Nur Raharja alias Gus Nur menyoroti polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang hingga kini masih menjadi perdebatan.

        Ia menilai polemik tersebut tidak kunjung berakhir karena sejumlah faktor, termasuk hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Jokowi.

        Menurut Gus Nur, kedekatan Prabowo dan Jokowi menjadi salah satu alasan isu tersebut masih terus bergulir. Ia bahkan membandingkan sikap Prabowo dengan pemimpin negara lain seperti Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping.

        "Karena presidennya Prabowo itu bestienya Jokowi, bukan Putin atau Xi Jinping, Erdogan. Prabowo kan pernah teriak ‘Hidup Jokowi’,” kata Gus Nur.

        Pernyataan tersebut disampaikan Gus Nur saat membahas polemik ijazah Jokowi. Selain hubungan Prabowo dan Jokowi, ia juga menyinggung peran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam persoalan tersebut.

        Gus Nur kemudian mengungkit kasus hukum yang pernah menjerat dirinya bersama Bambang Tri terkait polemik ijazah Jokowi.

        Ia mempertanyakan apakah proses hukum terhadap pihak yang mempersoalkan ijazah Jokowi otomatis menyelesaikan perdebatan mengenai keaslian dokumen tersebut.

        "Saya dipenjara empat tahun dan Bambang Tri. Apa ijazah Jokowi jadi asli? Kan enggak!” ujar Gus Nur.

        Ia juga menilai polemik ijazah Jokowi selama ini tidak hanya diwarnai perdebatan mengenai dokumen pendidikan, tetapi juga saling serang secara personal.

        Gus Nur kemudian menyinggung Roy Suryo yang turut mempertanyakan persoalan ijazah Jokowi. Ia mengkritik pihak-pihak yang menurutnya merespons pertanyaan tersebut dengan membawa persoalan pribadi Roy Suryo.

        "Ciri-ciri pendukung Jokowi itu kan ngotot adu urat, cuma nyerang personal. Seperti ijazah Roy Suryo ditanyain, dikait-kaitkan perselingkuhan lah,” katanya.

        Gus Nur menilai polemik ijazah Jokowi semestinya dibahas berdasarkan bukti dan substansi, bukan melalui serangan terhadap pribadi pihak-pihak yang mempertanyakannya.

        Polemik mengenai ijazah Jokowi telah berlangsung selama beberapa tahun dan melibatkan sejumlah pihak. Isu tersebut kembali menjadi perhatian publik seiring munculnya berbagai pernyataan dan proses hukum yang berkaitan dengan keaslian dokumen pendidikan Jokowi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: