Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menjanjikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membeli motor listrik nasional. Pemerintah akan mengupayakan pembelian tanpa uang muka serta memangkas bunga cicilan.
Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat meluncurkan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukungnya. Peluncuran berlangsung di pabrik perakitan Alva.
Prabowo mengatakan pemerintah sedang menyiapkan skema pembiayaan yang lebih ringan. Salah satunya dengan menurunkan bunga cicilan dan menghilangkan uang muka.
"Tadi kita bicarakan, Menkeu tidak akan terlalu suka ujungnya you akan suka, kita akan turunkan bunga cicilan, untuk rakyat kemudian kita usahakan tidak pakai DP. Jadi nanti kalau masih ada yang pakai motor bensin ya rasain sendiri," kata Prabowo saat peluncuran Molinas seperti ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden.
Menurut Prabowo, penggunaan motor listrik juga dapat menekan pengeluaran masyarakat. Biaya operasional kendaraan listrik disebut lebih rendah dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
"Tadi kita hitung memakai motor listrik dibandingkan dengan motor bensin penghematannya minimal 50 persen, pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak minimal 50 persen, bahkan bisa sampai 70 persen di ujungnya," lanjut Prabowo.
Dalam peluncuran tersebut, sejumlah motor listrik buatan dalam negeri turut dipamerkan. Dua di antaranya merupakan produk Alva dan Gesits yang telah memproduksi kendaraan di Indonesia.
Selain skema pembelian tanpa DP, pemerintah juga tengah menyiapkan program untuk mendorong pemilik motor bensin beralih ke kendaraan listrik. Salah satu opsi yang sedang dipikirkan adalah program tukar tambah.
Baca Juga: DP Motor Listrik Nasional Dihapus, Bos Danantara Siapkan Skema Kredit Baru
Prabowo mengatakan pemilik motor konvensional nantinya dapat menyerahkan kendaraan lama untuk mendapatkan motor listrik baru. Masyarakat kemudian hanya perlu membayar selisih harga sesuai skema yang ditetapkan.
"Tapi kita ada skema-skema yang sudah punya motor bensin kita pikirkan tukar tambah, setor motor lama dapat motor baru ya tambah dikit lah. Kalau TNI/Polri maunya nggak bayar terus," tutup Prabowo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: