Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan dirinya tidak pernah meminta masuk survei politik. Alasannya sederhana: biaya survei dianggap terlalu mahal dan ia tidak punya niat untuk maju sebagai calon presiden.
Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Mahfud meraih 4% suara. Angka itu menempatkannya jauh di bawah Dedi Mulyadi yang unggul dengan 35%, serta tokoh lain seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Gibran Rakabuming Raka, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ganjar Pranowo.
Meski namanya muncul, Mahfud menilai peluangnya kecil. "Saya tidak pernah pasang iklan, saya tidak pernah juga pakai baliho-baliho di daerah. Saya juga tidak pernah minta disurvei, orang survei itu tidak murah," ujarnya dalam kanal YouTube pribadinya, dikutip Kamis (13/8).
Ia kemudian mengingat pengalaman Pilpres 2024. Mahfud mengaku pencalonannya sebagai cawapres Ganjar Pranowo murni karena permintaan mendadak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Waktu zaman 2024 gak tahu, pendaftaran dibuka tanggal 18, tanggal 16 sore saya dipanggil Bu Mega diminta (jadi cawapres mendampingi Ganjar). Dan bagi saya itu satu kehormatan karena pada waktu itu Bu Mega mengatakan, 'Pak Mahfud tidak usah menyediakan duit'," ungkapnya.
Mahfud juga menyinggung Pilpres 2019, ketika namanya sempat diproyeksikan mendampingi Jokowi. Namun, dinamika politik berubah hingga KH Ma’ruf Amin akhirnya dipilih sebagai cawapres.
Menghadapi Pilpres 2029, Mahfud kembali menegaskan tidak punya rencana mencalonkan diri. "Saya tahu diri, tidak punya duit dan tidak punya partai," ujarnya.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Menteri Prabowo Lemah, Kabinet Bayangan Dinilai Bisa Jadi Penyeimbang
Meski begitu, ia menekankan tetap ingin berkontribusi bagi bangsa. Menurutnya, peran penting bisa dijalankan lewat pemikiran, kritik konstruktif, dan edukasi publik.
"Minimal bicara seperti ini agar rakyat sadar bahwa kita punya negara yang sangat besar yang harus kita jaga bersama," tutup Mahfud.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: