Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bupati Aceh Barat 'Haramkan' Lomba Panjat Pinang, Ternyata Karena...

        Bupati Aceh Barat 'Haramkan' Lomba Panjat Pinang, Ternyata Karena... Kredit Foto: Antara/Angga Palguna
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Tradisi panjat pinang yang selama ini identik dengan kemeriahan perayaan 17 Agustus justru dilarang di Kabupaten Aceh Barat. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meminta masyarakat mencari bentuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang dinilai lebih aman, kreatif, dan bermanfaat.

        Larangan tersebut disampaikan Bupati Aceh Barat Tarmizi. Ia meminta masyarakat tidak lagi menggelar lomba panjat pinang karena kegiatan tersebut dinilai memiliki risiko terhadap keselamatan peserta sekaligus dianggap kurang sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Aceh.

        "Memeriahkan 17-an itu harus lebih kreatif, jangan lagi dengan cara-cara yang membahayakan keselamatan," kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada wartawan di Meulaboh, dikutip dari Antara, Senin (17/8/2026).

        Menurut Tarmizi, keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Selama ini, terdapat sejumlah kasus patah tulang hingga cedera lainnya yang dialami masyarakat ketika mengikuti lomba panjat pinang dalam tradisi perayaan kemerdekaan di Kabupaten Aceh Barat.

        Baca Juga: MUI Haramkan Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Jadi Hadiah, Ini Alasannya

        Risiko keselamatan itu kemudian menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat mengganti lomba tersebut dengan kegiatan yang dianggap lebih aman. Terlebih, pemerintah ingin perayaan kemerdekaan tidak sekadar meriah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

        Bukan hanya persoalan keselamatan, Tarmizi juga menyinggung sisi historis dari tradisi panjat pinang. Menurutnya, lomba tersebut dinilai kurang sesuai dengan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat Aceh.

        Karena itu, Bupati Aceh Barat mengimbau masyarakat meninggalkan tradisi panjat pinang dalam perayaan kemerdekaan tahun ini. Sebagai gantinya, pemerintah daerah mendorong berbagai aktivitas positif yang dapat melibatkan generasi muda. Salah satu kegiatan yang disebut adalah jalan santai.

        "Kita butuh kegiatan yang seru, bermanfaat, dan melibatkan anak-anak muda," ujar Tarmizi.

        Menurut Tarmizi, pelibatan anak muda dalam kegiatan positif penting untuk membangun mentalitas belajar sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai ancaman sosial, termasuk narkoba dan perjudian.

        Pemkab Aceh Barat pun berharap peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat menjadi momentum untuk mengubah pola perayaan menjadi lebih kreatif dan edukatif. Dengan begitu, semangat kemerdekaan tetap terasa tanpa harus mengorbankan keselamatan peserta.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: