Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Lihat Bahlil Joget-Joget di Acara Karnaval Monas, PDIP: Ini Pemborosan, Padahal Saudara Kita di NTT Lebih Membutuhkan

        Lihat Bahlil Joget-Joget di Acara Karnaval Monas, PDIP: Ini Pemborosan, Padahal Saudara Kita di NTT Lebih Membutuhkan Kredit Foto: Twitter/Mohamad Guntur Romli
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli mengkritik aksi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang berjoget dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026).

        Guntur menilai kemeriahan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut tidak tepat di tengah kondisi masyarakat di sejumlah daerah yang masih membutuhkan bantuan, termasuk warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

        Menurut Guntur, pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan penggunaan anggaran negara untuk membantu masyarakat yang membutuhkan daripada menggelar perayaan dengan biaya besar.

        "Padahal saudara-saudara kita di NTT masih menunggu bantuan nyata, sementara anggaran negara yang defisit terus digelontorkan untuk pesta meriah yang lebih cocok disebut pemborosan daripada perayaan. Ini yang kata pepatah kita disebut: menari-nari di atas luka orang lain," kata Guntur.

        Kritik Guntur tersebut merespons suasana Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

        Karnaval berlangsung dari kawasan Monas dan melintasi sejumlah ruas jalan hingga kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Acara tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat negara.

        Sebanyak 32 kendaraan hias dari berbagai kementerian, lembaga, dan pelajar melintas secara bergantian. Kendaraan tersebut antara lain berasal dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Badan Gizi Nasional, hingga Polri.

        Di tengah kemeriahan acara, sejumlah pejabat turut mengikuti suasana perayaan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi sorotan setelah terlihat berjoget mengikuti kemeriahan karnaval.

        Presiden Prabowo juga terlihat memberikan hormat dan melambaikan tangan kepada para menteri serta peserta yang berada di atas kendaraan hias.

        Karnaval kemudian ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit di kawasan Monas. Perayaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

        Namun, di tengah kemeriahan tersebut, Guntur menilai pemerintah perlu mempertimbangkan kembali prioritas penggunaan anggaran, terutama ketika masih terdapat masyarakat yang membutuhkan penanganan dan bantuan akibat bencana.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: