Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Berhasil Taklukan Kanker! Saham Moderna Melonjak Gila-gilaan, Merck Ikut Pesta

        Berhasil Taklukan Kanker! Saham Moderna Melonjak Gila-gilaan, Merck Ikut Pesta Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Saham Moderna dan Merck & Co. melonjak tajam setelah kedua perusahaan mengumumkan keberhasilan uji klinis Fase 3 terapi kanker berbasis messenger RNA (mRNA). Kabar tersebut disambut positif investor karena dinilai menjadi tonggak penting dalam pengembangan terapi kanker yang dipersonalisasi (personalized cancer therapy).

        Berdasarkan data perdagangan pada Rabu (19/8) waktu Amerika Serikat, saham Moderna Inc. (NASDAQ: MRNA)ditutup melonjak 176,97% ke level US$174,38 atau naik US$111,42 hanya dalam satu hari perdagangan. Sementara itu, saham Merck & Co. (NYSE: MRK) menguat 12,60% ke posisi US$152,20, bertambah US$17,03 dibandingkan penutupan sebelumnya.

        Reli tersebut terjadi setelah Merck dan Moderna mengumumkan hasil positif uji klinis Fase 3 INTerpath-001 yang mengevaluasi terapi intismeran autogene (V940/mRNA-4157) dikombinasikan dengan imunoterapi KEYTRUDA (pembrolizumab) untuk pasien melanoma stadium IIB hingga IV yang telah menjalani operasi pengangkatan tumor.

        Dalam keterangan resminya, kedua perusahaan menyatakan uji tersebut berhasil memenuhi target utama berupa peningkatan recurrence-free survival (RFS) atau ketahanan pasien tanpa kekambuhan kanker. Studi juga mencapai target sekunder penting berupa peningkatan distant metastasis-free survival (DMFS), yakni memperpanjang waktu pasien bebas dari penyebaran kanker ke organ lain.

        Keberhasilan tersebut menjadi yang pertama bagi terapi kanker berbasis mRNA dalam uji klinis Fase 3. Selain itu, studi ini juga menjadi uji Fase 3 pertama yang menunjukkan kombinasi terapi intismeran dan KEYTRUDA memberikan manfaat klinis lebih baik dibandingkan penggunaan KEYTRUDA saja yang selama ini menjadi standar terapi pascaoperasi melanoma.

        Presiden Merck Research Laboratories, Dr. Dean Y. Li, mengatakan hasil tersebut memperkuat prospek pendekatan terapi kanker yang lebih personal.

        "Temuan Fase 3 pertama ini memperkuat potensi pendekatan pengobatan kanker yang lebih personal. Kami percaya terapi neoantigen individual berpotensi mengubah cara pasien melanoma stadium IIB hingga IV ditangani setelah operasi," ujar Li.

        Sementara itu, CEO Moderna Stéphane Bancel menyebut hasil penelitian tersebut sebagai momen penting dalam sejarah pengembangan terapi kanker berbasis mRNA.

        "Selama bertahun-tahun, gagasan menciptakan terapi mRNA yang dirancang khusus untuk kanker setiap pasien hanyalah sebuah harapan. Kini kami mulai mewujudkan visi tersebut menjadi kenyataan," kata Bancel.

        Baca Juga: Terobosan Besar! Merck dan Moderna Klaim Berhasil Taklukkan Kanker dengan Teknologi mRNA

        Baca Juga: Kasus Kanker Indonesia Tembus 1,13 Juta, Menkes Budi Gunadi Sadikin Tekankan Pentingnya Deteksi Dini

        Merck dan Moderna belum mengungkap data efektivitas lengkap dari uji Fase 3 karena hasilnya akan dipresentasikan dalam konferensi medis internasional serta diserahkan kepada regulator untuk proses evaluasi.

        Namun, temuan tersebut memperkuat hasil studi Fase 2b yang dipresentasikan pada ASCO Annual Meeting 2026. Dalam penelitian sebelumnya, kombinasi intismeran dan KEYTRUDA mampu menurunkan risiko kekambuhan atau kematian sebesar 49% serta mengurangi risiko metastasis jauh atau kematian sebesar 59% dibandingkan KEYTRUDA saja.

        Program pengembangan INTerpath saat ini mencakup sembilan uji klinis Fase 2 dan Fase 3 pada berbagai jenis kanker, termasuk melanoma, kanker paru non-small cell lung cancer (NSCLC), kanker kandung kemih, hingga kanker ginjal.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: