Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Projo Soal Video Viral Budi Arie Terkait Rezim Prabowo: Bukan Keyakinan, Hanya Paparan Kemungkinan

        Projo Soal Video Viral Budi Arie Terkait Rezim Prabowo: Bukan Keyakinan, Hanya Paparan Kemungkinan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik angkat bicara mengenai video viral nan kontroversial yang memperlihatkan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi. Ia baru-baru ini menjadi sorotan karena membahas kemungkinan terjadinya perubahan politik sebelum pemilu berikutnya akibat gangguan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

        Menurut Freddy, rekaman yang beredar di media sosial merupakan bagian dari video yang lebih panjang. Pernyataan Budi Arie, kata dia, juga harus ditempatkan dalam konteks diskusi yang sedang berlangsung, bukan dipahami sebagai kesimpulan atau kepastian mengenai masa depan pemerintahan.

        Baca Juga: Dedi Mulyadi Soal Kemungkinannya Tinggalkan Gerindra Demi PSI: Itu Bukan Tidak Benar

        “Saya ingin memberikan penjelasan untuk menanggapi beredarnya potongan video di media sosial yang menggambarkan pandangan Budi Arie Setiadi. Yang pertama, video tersebut bukan merupakan video utuh tetapi sebenarnya sedang memaparkan berbagai kemungkinan,” ujar Freddy, dikutip Rabu (26/8/2026).

        Freddy meminta publik tidak menarik kesimpulan bahwa organisasinya yakin pemerintahan saat ini tidak akan berlangsung lama. Menurutnya, forum tersebut memang digunakan untuk membicarakan berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan kondisi politik dan kebangsaan.

        Ia menegaskan pembahasan dalam forum tersebut juga diarahkan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan bangsa. Masukan dari para relawan tidak hanya berkaitan dengan politik, tetapi situasi kebangsaan secara umum.

        “Berbagai masukan untuk menyikapi situasi saat ini dibahas oleh para peserta untuk bisa memetakan persoalan dan solusi perbaikannya,” kata Freddy.

        Sebelumnya, Ketum Projo Budi Arie sebelumnya membuat pernyataan yang kemudian viral di media sosial. Dekat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), ia mengaku memiliki insting bahwa pemilu dapat berlangsung lebih cepat dari jadwal 2029.

        "Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?" ujar Budi Arie.

        Budi Arie juga mengaitkan kemungkinan tersebut dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ia membandingkannya dengan situasi menjelang perubahan besar pada akhir Orde Baru.

        Baca Juga: PSI: Jangan karena Direshuffle, Sakit Hati Terus Lakukan Politik Adu Domba antara Jokowi dan Prabowo

        "Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun '97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya '99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi," tegasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: