Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Di Balik Video Viral Budi Arie: Projo Ingin Bikin Jokowi Jadi 'Kurir Pesan' ke Prabowo

        Di Balik Video Viral Budi Arie: Projo Ingin Bikin Jokowi Jadi 'Kurir Pesan' ke Prabowo Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Video Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang berbicara mengenai kemungkinan pemilu lebih cepat dari seharusnya ternyata berada dalam rangkaian pertemuan relawan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Mereka ingin sang mantan presiden menjadi jembatan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto.

        Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik menjelaskan, para relawan menilai politikus itu memiliki hubungan komunikasi yang dekat dengan Prabowo. Karenanya Jokowi diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan berbagai masukan mengenai kondisi bangsa kepada presiden yang sedang menjabat.

        Baca Juga: Dedi Mulyadi Soal Kemungkinannya Tinggalkan Gerindra Demi PSI: Itu Bukan Tidak Benar

        “Yang kelima hal ini disampaikan oleh para relawan kepada dia dengan harapan beliau berkenan menyampaikan kepada presiden untuk perbaikan bangsa ke depannya karena relawan meyakini bahwa hubungan dan komunikasi keduanya terjalin erat dan akrab,” ujar Freddy, dikutip Rabu (26/8/2026).

        Relawan sendiri memiliki beragam masukan terkait dengan situasi kebangsaan yang tengah terjadi selama masa pemerintahan dari Presiden Prabowo. Pihaknya juga memetakan persoalan yang sedang terjadi sekaligus mencari kemungkinan solusi.

        “Berbagai masukan untuk menyikapi situasi saat ini dibahas oleh para peserta untuk bisa memetakan persoalan dan solusi perbaikannya,” ungkap Freddy.

        Dalam konteks inilah posisi mantan presiden itu menjadi penting. Relawan tidak hanya menyampaikan kegelisahan untuk didengar, tetapi berharap masukan tersebut dapat sampai ke Prabowo.

        Adapun Jokowi sendiri memberikan pandangannya terkait dengan dinamika yang sedang terjadi di Indonesia. Ia meminta seluruh pihak tetap tenang karena situasi negara dinilai masih terkendali.

        “Pak Jokowi mendengarkan seluruh pandangan relawan terhadap situasi yang berkembang saat ini sebelum akhirnya Pak Jokowi menyampaikan agar semua tetap tenang situasi baik-baik saja ekonomi masih tumbuh baik inflasi terkendali jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan,” kata Freddy.

        Sebelumnya, Ketum Projo Budi Arie membuat pernyataan yang kemudian viral di media sosial. Dekat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), ia mengaku memiliki insting bahwa pemilu dapat berlangsung lebih cepat dari jadwal 2029.

        "Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?" ujar Budi Arie.

        Budi Arie juga mengaitkan kemungkinan tersebut dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ia membandingkannya dengan situasi menjelang perubahan besar pada akhir Orde Baru.

        Baca Juga: PSI Sebut Jokowi Sangat Tak Nyaman Dekat Ketum Projo Budi Arie: Ada Upaya Adu Domba dengan Prabowo

        "Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun '97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya '99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi," tegasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: