Botok AMPB Duduk di Balkon Ruang Paripurna DPR, Berharap Tuntutan Rakyat Direalisasikan
Kredit Foto: Instagram @ampbpati
Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok akhirnya mendapat kesempatan masuk ke kompleks parlemen saat aksi unjuk rasa berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Botok bersama sejumlah rekannya kemudian duduk di balkon ruang rapat paripurna DPR.
Botok terlihat berada di ruang rapat paripurna sekitar pukul 10.05 WIB. Ia datang bersama Koordinator AMPB Teguh Istianto dan beberapa anggota lainnya dengan didampingi petugas keamanan.
Botok mengatakan dirinya dan rombongan dipersilakan masuk oleh pimpinan DPR. Ia berharap kehadiran mereka di kompleks parlemen dapat membuka ruang bagi penyampaian aspirasi masyarakat.
"Iya, iya (sama pimpinan DPR)," ujar Botok.
Ia kemudian menyampaikan harapan agar tuntutan yang dibawa masyarakat tidak berhenti pada aksi di jalan. Menurutnya, aspirasi tersebut perlu mendapat perhatian dan diwujudkan melalui kebijakan konkret.
"Iya, semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan, ya," tambahnya.
Kehadiran Botok di dalam gedung parlemen berlangsung ketika massa AMPB lainnya masih berkumpul di depan Gedung DPR. Peserta aksi dari berbagai elemen masyarakat juga terus berdatangan secara bertahap dengan membawa atribut masing-masing.
Sejumlah spanduk telah dipasang di pagar depan Gedung DPR RI. Tulisan dalam spanduk tersebut berisi berbagai tuntutan dan kritik yang hendak disampaikan peserta aksi kepada pemerintah maupun parlemen.
Di luar gedung, aparat kepolisian juga telah berjaga sejak pagi. Petugas disiagakan untuk mengawal jalannya demonstrasi dan menjaga situasi di sekitar kompleks parlemen.
Sementara itu, DPR RI pada waktu yang sama tengah menggelar Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Rapat tersebut menjadi salah satu agenda penting karena turut memuat laporan perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Ia didampingi sejumlah pimpinan DPR lainnya, yakni Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Sari Yuliati.
Dalam pembukaan rapat, Dasco menyampaikan jumlah anggota DPR yang hadir maupun memberikan izin. Sebanyak 226 anggota tercatat hadir, sedangkan 63 anggota lainnya menyampaikan izin.
Baca Juga: Dikawal Ojol, Botok Tiba di DPR dan Langsung Disambut Massa Demo 27 Agustus
"Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal, daftar hadir pada rapat paripurna hari ini telah ditandatangani hadir 226 dan izin 63 oleh karena itu, kuorum telah tercapai," kata Dasco.
Dengan terpenuhinya kuorum, rapat paripurna kemudian dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Momentum tersebut berlangsung bersamaan dengan aksi massa yang salah satu tuntutan utamanya berkaitan dengan RUU Perampasan Aset.
Masuknya Botok ke balkon ruang paripurna menjadi salah satu perkembangan dalam aksi AMPB di Jakarta. Dari dalam gedung, ia menyampaikan harapan agar suara masyarakat yang dibawa ke parlemen dapat benar-benar ditindaklanjuti.
Sementara itu, massa AMPB yang masih berada di luar gedung terus menunggu jalannya aksi dan perkembangan komunikasi dengan pihak DPR. Aspirasi terkait pemberantasan korupsi dan pengesahan RUU Perampasan Aset menjadi bagian dari isu yang mereka soroti dalam demonstrasi tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: