Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AMPB Pati Disorot Ojol soal Dugaan Terima Uang, Botok Beri Respons

AMPB Pati Disorot Ojol soal Dugaan Terima Uang, Botok Beri Respons Kredit Foto: Instagram @ampbpati
Warta Ekonomi, Jakarta -

Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok merespons kekecewaan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) setelah rombongan masyarakat Pati meninggalkan Jakarta. Botok menanggapi video seorang perempuan yang meluapkan kemarahan setelah massa AMPB pulang usai bertemu dengan DPR RI.

Botok menyampaikan respons tersebut melalui siaran langsung ketika rombongan dalam perjalanan kembali menuju Pati, Jawa Tengah. Ia mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai sosok perempuan yang muncul dalam video tersebut.

Menurut Botok, perempuan yang menyampaikan kemarahan bukan merupakan bagian dari pengemudi ojol yang sebelumnya membantu massa AMPB selama berada di Jakarta. Ia menyebut informasi tersebut diperoleh setelah rekan-rekannya melakukan pengecekan terhadap akun media sosial yang bersangkutan.

“Ini info dari teman-teman ya, mereka melakukan pengecekan di media sosial (medsos). Ternyata ibu-ibu yang marah itu ya bukan dari bagian ojol ya,” tegas Botok dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @fharid.bahtiar, Jumat (28/8/2026).

Botok kemudian menyampaikan dugaan terhadap perempuan tersebut. Ia menduga sosok itu sengaja memancing situasi setelah rombongan AMPB meninggalkan Ibu Kota.

“Ini patut diduga kuat, ibu-ibu itu adalah provokator ya. Sing sabar ya bos, santai saja,” ungkapnya.

Pernyataan Botok muncul setelah beredar video yang memperlihatkan seorang perwakilan ojol menyampaikan kekecewaan terhadap rombongan AMPB. Dalam video tersebut, pihak ojol mempertanyakan keputusan massa Pati yang memilih langsung meninggalkan Jakarta setelah bertemu dengan DPR.

Perwakilan ojol, Melva Pardede, bahkan menyampaikan dugaan bahwa Botok dan massa AMPB pulang setelah menerima sejumlah uang. Namun, tudingan tersebut merupakan pernyataan dari pihak Melva dan belum disertai bukti maupun penjelasan lebih lanjut dalam bahan yang tersedia.

“Saudaraku Pati, kami warga Jakarta merasa diberakin oleh kalian, kalian main pulang saja setelah dari dalam,” ujar Melva Pardede.

Melva kemudian mempertanyakan kondisi rekan-rekannya yang masih berada di Jakarta setelah massa Pati meninggalkan lokasi. Ia menyebut para pengemudi ojol ikut menghadapi risiko ketika aksi berlangsung.

“Kalian sudah cair lalu langsung pulang, bagaimana nasib rekan saya saat kalian diciduk oleh aparat? Kalian mau buang sampah jangan di Jakarta, silakan di Pati saja,” tuturnya.

Baca Juga: Mas Botok vs BEM UI: Mengapa Demonstrasi yang Kecil Bisa Lebih Efektif

Kekecewaan tersebut menjadi bagian dari situasi setelah pertemuan AMPB dengan pimpinan DPR RI pada Kamis (27/8/2026). Rombongan masyarakat Pati sebelumnya datang ke Kompleks Parlemen untuk menyampaikan tuntutan terkait kepastian pengesahan RUU Perampasan Aset.

Di sisi lain, Botok meminta pendukung AMPB tidak terbawa emosi dalam menghadapi berbagai tudingan yang muncul. Ia mengingatkan bahwa perjuangan tidak cukup hanya mengandalkan keberanian.

“Paling penting jangan mengandalkan nyali ya, tetapi harus menggunakan strategi,” tutupnya.

Respons tersebut menunjukkan bahwa Botok memilih membantah keterkaitan perempuan dalam video dengan kelompok ojol sekaligus menilai kemunculan video tersebut patut dicermati. Sementara tudingan mengenai dugaan penerimaan uang oleh massa AMPB masih menjadi klaim dari pihak ojol dan belum mendapatkan pembuktian dalam informasi yang tersedia.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama