Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        4.274 Polisi Disiapkan Kawal Demo Warga Pati di DPR, Pengamanan Disebar di 3 Titik

        4.274 Polisi Disiapkan Kawal Demo Warga Pati di DPR, Pengamanan Disebar di 3 Titik Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polda Metro Jaya menyiapkan 4.274 personel untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi warga Pati yang digelar di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Ribuan personel tersebut dikerahkan untuk memastikan aksi berlangsung aman sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.

        Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ribuan personel tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan selama kegiatan penyampaian pendapat. Polisi juga memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tetap dihormati.

        "Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR RI," kata Budi, dilansir Antara, Kamis (27/8/2026).

        Pengamanan tidak hanya dipusatkan di kawasan Gedung DPR/MPR. Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di sejumlah lokasi lain yang menjadi titik penyampaian aspirasi masyarakat.

        Berdasarkan informasi kepolisian, terdapat tiga lokasi yang menjadi perhatian dalam pengamanan aksi, yakni Gedung DPR/MPR, Silang Selatan Monas atau seberang Gedung Danareksa, serta Taman Pandang Silang Monas.

        Budi menjelaskan penempatan personel disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi. Sebagian personel lainnya juga ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu pengaturan lalu lintas selama aksi berlangsung.

        "Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi guna mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan," ujar Budi.

        Polda Metro Jaya menyatakan pengamanan aksi akan mengedepankan komunikasi dan dialog. Polisi juga mengarahkan personel untuk menggunakan pendekatan persuasif serta humanis ketika berhadapan dengan massa.

        Menurut Budi, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Karena itu, kehadiran polisi diarahkan untuk menjaga agar ruang demokrasi tetap dapat digunakan untuk menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.

        "Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab," ujarnya.

        Baca Juga: Sebelum Pimpin Demo 27 Agustus, Rekam Jejak Hukum Mas Botok Pati Jadi Sorotan

        Di sisi lain, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan, terutama jika konsentrasi massa memengaruhi arus kendaraan di sekitar lokasi aksi.

        Budi mengimbau peserta demonstrasi menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Massa juga diminta mengikuti arahan petugas dan tetap menghormati masyarakat lain yang menggunakan ruang publik.

        Masyarakat secara umum turut diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Polisi berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif selama rangkaian aksi berlangsung.

        "Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati," kata Budi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: