Kredit Foto: PLN EPI
Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyalurkan bantuan pangan kepada 41 kepala keluarga terdampak gempa di Desa Nangamese, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan yang disalurkan pada Minggu (23/8) itu terdiri atas 500 kilogram beras, 24 dus air mineral, 16 rak telur, dan 13 dus mi instan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui YBM PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara untuk membantu kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.
Desa Nangamese berada di Kecamatan Riung, salah satu wilayah Kabupaten Ngada yang terdampak gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026. BMKG mencatat guncangan di Riung mencapai intensitas VII MMI, tingkat getaran yang dapat menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi baik.
BPBD NTT juga mencatat 4.914 rumah di Kabupaten Ngada mengalami kerusakan dan 2.551 warga mengungsi di 81 titik pengungsian hingga 20 Agustus.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan bantuan tersebut berasal dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah insan PLN EPI untuk membantu warga yang terdampak bencana.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur agar dapat meringankan beban mereka selama proses pemulihan pascagempa,” ujar Mamit dalam ketarangan resmi.
Bantuan secara simbolis diserahkan Ketua YBM PLN UIP Nusa Tenggara Eko Priyono kepada perwakilan warga terdampak di Desa Nangamese.
Baca Juga: PLN Beli Listrik PSEL Bekasi US$0,20 per kWh, Nilai PJBL Capai Rp792,32 M Setahun
Baca Juga: Dukung Bekasi Kelola Sampah Jadi Listrik, PLN Akan Serap dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun
Salah seorang warga Desa Nangamese, Darmada, mengatakan bantuan pangan tersebut membantu masyarakat yang masih menjalani masa pemulihan setelah gempa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada YBM PLN EPI dan seluruh insan PLN EPI atas bantuan yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan masyarakat Desa Nangamese di tengah kondisi yang masih dalam proses pemulihan,” tutup Darmada.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra