- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Salim Group Ambil Alih Saham Keppel di IndoKeppel, Siap Genjot Bisnis Data Center
Kredit Foto: Indofood
Konglomerasi Salim Group memperbesar jejak bisnisnya di sektor infrastruktur digital. Grup milik Anthoni Salim tersebut resmi mengambil alih seluruh kepemilikan Keppel Data Centres di perusahaan patungan pusat data IndoKeppel Data Centres.
Mengutip datacenterdynamics, Selasa (1/9/2026), setelah transaksi tersebut, perusahaan berganti nama menjadi IndoData Data Center dan kini sepenuhnya berada di bawah kendali Salim Group. Akuisisi porsi Keppel itu telah dilakukan pada Desember 2025, meski nilai transaksinya tidak diungkapkan.
Langkah ini menandai perubahan besar dalam bisnis pusat data yang sebelumnya dijalankan bersama Keppel dan Salim Group sejak 2018. Proyek tersebut berlokasi di Bogor, Jawa Barat.
Fasilitas pertama, IndoKeppel Data Centre 1 (IKDC 1), mulai beroperasi pada 2022 dengan kapasitas awal 5 MW. Sebelumnya, proyek ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2020, tetapi tertunda akibat pandemi Covid-19.
Kini, setelah sepenuhnya dimiliki Salim Group, IndoData mengklaim telah mengamankan kontrak kapasitas listrik hingga 500 MW dari PT PLN (Persero). Angka tersebut menunjukkan ambisi perusahaan untuk memperbesar kapasitas bisnis pusat datanya di Indonesia.
"Visi kami adalah menjadi mitra tepercaya dalam menyediakan infrastruktur digital yang berkelanjutan, andal, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan, membantu pelanggan kami berkembang dengan cepat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang berkelanjutan,” kata IndoData melalui LinkedIn.
Ekspansi IndoData Terus Berjalan
Managing Director IndoData, Ronald Setiawan mengatakan perusahaan baru saja menyelesaikan tambahan kapasitas 6 MW untuk kebutuhan salah satu klien hyperscale yang sudah menjadi pelanggan.
“Ekspansi ini dikembangkan khusus untuk salah satu klien hyperscale kami dan mencerminkan kepercayaan mereka terhadap kemampuan IndoData dalam menyediakan infrastruktur pusat data yang andal, skalabel, dan berperforma tinggi,” ujar Ronald.
Dia menyatakan IndoData ingin menjadi mitra penyedia infrastruktur digital yang berkelanjutan dan siap memenuhi kebutuhan masa depan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Baca Juga: Anthoni Salim Berpotensi Raup Cuan Segini dari Hasil Dividen BCA
Baca Juga: Emiten Milik Agung Sedayu dan Salim Ini Gelontorkan Ratusan Miliar Akibat Saham Anjlok
Baca Juga: Emiten KFC Milik Keluarga Gelael dan Salim Grup Masih Merugi Rp56,7 Miliar Meski Pendapatan Naik
Masuknya Salim Group lebih dalam ke bisnis pusat data, dengan tujuan memperkuat portofolionya di sektor ekonomi digital.
Anthoni Salim juga tercatat memiliki kepemilikan di DCI Indonesia, salah satu operator pusat data di Indonesia.
Di luar sektor digital, bisnis Salim Group tersebar di berbagai industri, dengan sejumlah perusahaan besar seperti Indofood, Indomobil, Indomaret, dan Bogasari.
Dengan mengambil alih IndoKeppel serta mengamankan kapasitas listrik hingga 500 MW, Salim Group semakin memperkuat posisi di industri pusat data yang prospektif seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: