Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        ACC Dorong DSA Cibunian Jadi Desa Mandiri Berbasis Potensi Lokal

        ACC Dorong DSA Cibunian Jadi Desa Mandiri Berbasis Potensi Lokal Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Potensi sumber daya alam dan ekonomi masyarakat menjadi modal penting bagi Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, untuk berkembang menjadi desa yang lebih mandiri. Melihat potensi tersebut, Astra Credit Companies (ACC), grup perusahaan pembiayaan yang merupakan bagian dari Astra Financial, mengembangkan program Desa Sejahtera Astra (DSA) Cibunian melalui pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

        DSA Cibunian merupakan transformasi dari Kampung Berseri Astra (KBA) Cipatat 2. Program pengembangan ini diarahkan untuk mengoptimalkan berbagai potensi lokal sekaligus mendorong masyarakat agar terlibat aktif dalam proses pembangunan desa secara berkelanjutan.

        Dengan jumlah penduduk sekitar 13.070 jiwa, masyarakat DSA Cibunian memiliki beragam mata pencaharian, mulai dari petani, peternak, pembudidaya ikan, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga pekerja sektor jasa. Keragaman aktivitas ekonomi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal.

        Selain memiliki sumber daya alam yang melimpah, Cibunian juga mempunyai peluang pengembangan UMKM, wisata alam, serta wisata edukasi berbasis masyarakat. Melalui program DSA, ACC berupaya membantu masyarakat memanfaatkan potensi tersebut agar memberikan nilai ekonomi sekaligus meningkatkan kemandirian desa.

        Chief Human Capital Officer ACC Fredericus Radix Wikanto mengatakan, pengembangan DSA Cibunian merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat potensi lokal dan meningkatkan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

        “Sejalan dengan komitmen untuk memperkuat potensi lokal sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan, ACC mengembangkan DSA Cibunian yang berfokus untuk memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan masyarakat desa,” ujar Fredericus.

        Menurut dia, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh dukungan yang diberikan perusahaan, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam menjalankan dan mengembangkan berbagai kegiatan. Karena itu, ACC mendorong partisipasi aktif warga agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

        “Kegiatan-kegiatan pengembangan yang dilakukan oleh ACC ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi DSA Cibunian melalui dorongan partisipasi dan kontribusi aktif masyarakat desa,” katanya.

        Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Camat Pamijahan Eka Novari, S.STP., M.A. menyambut positif pengembangan DSA Cibunian dan berharap program yang dijalankan ACC dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

        “Semoga program ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh warga DSA Cibunian,” ujar Eka.

        Local Champion DSA Cibunian Edih mengatakan, keberadaan program tersebut juga diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan secara lebih luas di wilayah Cibunian. Pengembangan program nantinya akan didorong hingga mencakup lima dusun, 17 RW, dan 40 RT yang berada di wilayah DSA Cibunian.

        Dalam pelaksanaannya, ACC bersinergi dengan pemerintah desa, Local Champion, serta masyarakat untuk menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi setempat. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berkembang menjadi kegiatan yang dapat dijalankan secara mandiri oleh masyarakat.

        Salah satu fokus utama adalah bidang pendidikan. ACC memberikan dukungan melalui renovasi dan peningkatan sarana serta prasarana sekolah. Perusahaan juga menyediakan berbagai sarana pendukung kegiatan belajar mengajar, seperti proyektor dan buku pelajaran.

        Dukungan terhadap pendidikan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak di DSA Cibunian. Peningkatan fasilitas pendidikan juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia desa sejak dini.

        Di bidang lingkungan, ACC mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran sekaligus partisipasi dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah. Dukungan diberikan dalam bentuk sarana kebersihan dan pengelolaan sampah, antara lain gerobak pengangkutan, peralatan kebersihan, serta tempat sampah terpilah.

        Program lingkungan tidak hanya diarahkan pada penyediaan fasilitas. ACC juga mendorong terbentuknya kebiasaan masyarakat untuk mengelola lingkungan secara lebih baik. Dengan keterlibatan warga, pengelolaan kebersihan diharapkan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

        Sementara itu, sektor kewirausahaan menjadi bagian penting lainnya dalam pengembangan DSA Cibunian. ACC memberikan dukungan terhadap pelaku UMKM, khususnya usaha di bidang makanan dan minuman (F&B), melalui penyediaan sarana pendukung produksi seperti peralatan memasak dan kemasan.

        Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus kualitas produk UMKM. Di saat yang sama, masyarakat didorong mengembangkan usaha yang memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal sehingga memiliki peluang untuk tumbuh dan menciptakan nilai ekonomi baru bagi desa.

        Pengembangan DSA Cibunian akan berlangsung selama lima tahun ke depan. Dalam periode tersebut, ACC bersama pemerintah desa, Local Champion, dan masyarakat akan mendorong pengembangan berbagai potensi desa secara bertahap.

        Dengan pendekatan yang mencakup pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, program DSA Cibunian diharapkan tidak sekadar menghadirkan bantuan, tetapi membangun ekosistem pemberdayaan yang dapat terus berjalan setelah program berakhir. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar potensi lokal Cibunian dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sufri Yuliardi
        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel: