Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) akhirnya memberikan tanggapan atas pemberitaan terkait penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sejumlah rumah dan kantor di Kalimantan Selatan.
Penjelasan itu disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah bursa meminta klarifikasi melalui surat Nomor S-11210/BEI.PP1/09-2026 yang diterbitkan pada 1 September 2026.
Permintaan tersebut berkaitan dengan pemberitaan mengenai penggeledahan sejumlah lokasi di Kalimantan Selatan setelah pemeriksaan terhadap mantan petinggi Adaro.
Corporate Secretary Alamtri Resources Indonesia, Maharani Cindy Opssedha mengatakan perseroan tidak dapat bertanggung jawab atas pemberitaan yang diterbitkan tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi maupun verifikasi kepada perusahaan.
Menurut dia, ADRO tetap memantau setiap perkembangan pemberitaan yang berkaitan dengan perseroan sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
"Terhadap pemberitaan-pemberitaan terhadap kami, kami senantiasa memperhatikan dan mencermati perkembangannya sesuai dengan good corporate governance yang baik," ujar Maharani dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).
Dia memastikan pemberitaan tersebut sejauh ini belum memengaruhi jalannya bisnis perusahaan. Hingga tanggapan disampaikan kepada BEI, kegiatan operasional dan kondisi keuangan perseroan disebut tidak terdampak.
Baca Juga: Laba Bersih ADRO Melonjak 76,8% Jadi US$309,37 Juta di Semester I-2026
Baca Juga: Laba Alamtri (ADMR) Melonjak 24%, Raup US$162,57 Juta pada Semester I-2026
Lanjut dia mengaku, manajemen juga belum melihat adanya risiko yang berpotensi mengganggu operasional maupun kondisi finansial perusahaan akibat isu tersebut. Dengan kata lain, aktivitas usaha ADRO hingga saat ini tetap berjalan seperti biasa.
Selain itu, ADRO menyatakan tidak memiliki informasi penting lain yang belum dibuka kepada publik dan berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap kelangsungan bisnis perseroan.
Sampai dengan surat klarifikasi itu disampaikan, manajemen juga tidak menemukan adanya fakta atau kejadian material yang belum diungkapkan dan berpotensi memengaruhi harga saham ADRO maupun keberlangsungan usaha perusahaan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan