Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bahlil Kawal Kerja Sama Energi RI-Rusia di Forum Ekonomi Timur

        Bahlil Kawal Kerja Sama Energi RI-Rusia di Forum Ekonomi Timur Kredit Foto: Kementerian ESDM
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membawa mandat untuk mengawal agenda kerja sama energi Indonesia-Rusia dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Rusia pada 1-4 September 2026.

        Bahlil mendampingi Prabowo yang hadir sebagai salah satu tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. Forum tersebut menjadi salah satu momentum pemerintah untuk memperkuat kerja sama ekonomi, investasi, dan ketahanan energi dengan Rusia.

        Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, kehadiran Bahlil dalam kunjungan tersebut ditujukan untuk memastikan agenda energi yang dibahas di tingkat kepala negara dapat ditindaklanjuti dalam kerja sama sektoral.

        "Kehadiran Menteri ESDM dalam kunjungan ini memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi, serta memastikan komitmen bilateral berjalan sesuai hasil pertemuan kedua kepala negara," ujar Anggia.

        Dalam rangkaian EEF, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sesi Pleno pada 3 September 2026 bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan sejumlah pemimpin negara mitra. Pembahasan mencakup kerja sama ekonomi, ketahanan energi, serta investasi di kawasan Eurasia dan Asia-Pasifik.

        Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral working lunch dengan Putin untuk menindaklanjuti berbagai komitmen kerja sama kedua negara.

        Baca Juga: Geger soal Prabowo Minta Pajak Penghasilan Dipotong 35 Persen, DJP Buka Suara

        Baca Juga: Rusia hingga AS Kirim Armada, 35 Pesawat Asing Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

        Di tingkat sektoral, Bahlil juga memanfaatkan forum tersebut untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah dan pelaku usaha Rusia terkait peluang investasi di sektor energi Indonesia.

        Kementerian ESDM menyatakan penguatan hubungan energi RI-Rusia menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadapi kebutuhan energi yang terus berkembang melalui kerja sama internasional.

        Namun, berbagai peluang kerja sama tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut agar dapat diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan kedua negara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: