Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pakar: Sulit Terkalahkan, Prabowo-Gibran Bakal Tetap Maju Bareng di 2029

        Pakar: Sulit Terkalahkan, Prabowo-Gibran Bakal Tetap Maju Bareng di 2029 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diprediksi masih akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Keduanya diyakini akan kembali maju bersama.

        Akademisi sekaligus Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam, Hasyim Muhammad menyebut sejauh ini belum terlihat perubahan signifikan yang mengarah pada perpisahan pasangan tersebut. Ia menilai keduanya masih memiliki kekuatan politik yang membuat keduanya berpeluang besar mempertahankan duet hingga kontestasi 2029.

        Baca Juga: Ketum Projo Budi Arie 'Bersyukur' Dilaporkan Kubu Prabowo, Fakta Lengkap Akan Terungkap!

        "Nggak beda sama prediksi saya. Bahkan kalau saya sih yakin keduanya bakal tetap maju bareng 2029. Masih akan sulit terkalahkan," kata Hasyim Muhammad, dikutip Jumat (4/9/2026).

        Bagi Hasyim, Prabowo-Gibran masih memiliki posisi yang kuat untuk menghadapi persaingan politik mendatang. Ia bahkan menyebut pasangan tersebut sebagai duet yang sejauh ini sulit untuk dikalahkan.

        Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan munculnya kekuatan politik yang mampu memberikan perlawanan serius. Ia melihat konfigurasi partai politik dan tokoh yang maju nantinya akan sangat menentukan peta persaingan.

        Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto masih kokoh di posisi teratas dalam survei elektabilitas terbaru dari Media Survei Nasional (Median). 

        Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan ada tiga nama yang menjadi kandidat dengan elektabilitas paling tinggi dalam simulasi pertanyaan terbuka. Prabowo memperoleh elektabilitas 32,2 persen. Sementara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berada di posisi kedua dengan 19,8 persen, hanya unggul 0,3 poin dari Anies Baswedan yang mengantongi 19,5 persen.

        “Dalam pertanyaan terbuka, Prabowo Subianto memperoleh 32,2%, kemudian Dedi Mulyadi 19,8% dan Anies Baswedan 19,5%,” kata Rico.

        Adapun Elektabilitas Ganjar Pranowo tercatat 4,5 persen. Kemudian Sherly Tjoanda 3,5 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,3 persen, Joko Widodo (Jokowi) 2 persen, serta Gibran Rakabuming Raka yang juga memperoleh 2 persen.

        Baca Juga: Peringatan Purbaya, Blunder Utang Jakarta Bisa Bikin Indonesia Jadi Brazil dan Argentina

        Nama lain yang masuk dalam daftar tersebut adalah Mahfud MD dengan 1,8 persen dan Purbaya Yudhi Sadewa 1,3 persen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: