Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sehari Usai Prabowo Banggakan Program MBG di Depan Pak Putin, Media Rusia Beritakan 800 Siswa Keracuanan MBG

        Sehari Usai Prabowo Banggakan Program MBG di Depan Pak Putin, Media Rusia Beritakan 800 Siswa Keracuanan MBG Kredit Foto: Bp
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibanggakan Presiden Prabowo Subianto di forum ekonomi internasional Rusia mendapat sorotan dari media berbahasa Rusia.

        Sorotan itu muncul sehari setelah Prabowo menjelaskan program tersebut di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin.

        Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University, Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Dalam pidatonya, ia mengaitkan tema forum “The Far East: Development for the Benefit of People” dengan mandat rakyat Indonesia.

        Menurut Prabowo, pembangunan harus diukur dari meja makan keluarga kecil, bukan hanya manfaat bagi segelintir orang.

        Ia menyinggung pentingnya anak-anak mendapatkan makanan bergizi, petani memperoleh pupuk dan harga jual yang wajar, serta akses listrik hingga ke desa-desa.

        "Apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi, apakah petani dapat memperoleh pupuk dan menjual hasil panennya dengan harga yang wajar, apakah keluarga dapat tinggal di rumah yang layak,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

        Sehari setelah pidato tersebut, media Rusia Moskovskij Komsomolets (MK.ru) memuat laporan bertajuk “Почти 800 человек отравились бесплатными школьными обедами” yang berarti “Hampir 800 orang keracunan akibat makan siang gratis di sekolah”.

        Subjudul artikel itu menyebut “Ratusan siswa dan guru keracunan makanan gratis di Indonesia”. Laporan tersebut terbit pada Kamis (3/9/2026) pukul 15.00 waktu setempat dan menyoroti kasus dugaan keracunan terkait program MBG.

        Kasus keracunan massal dalam program makan bergizi gratis memang sempat menjadi perhatian di dalam negeri. Dalam sepekan terakhir, ratusan hingga hampir seribu orang dilaporkan mengalami keracunan di beberapa daerah.

        Kemunculan laporan media Rusia ini menjadi sorotan karena waktunya berdekatan dengan pernyataan Presiden Prabowo yang mempromosikan program tersebut di panggung internasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: