- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Ambil Alih Saham Digiverse, Telkom Bidik Kontribusi Bisnis Enterprise Melonjak
Kredit Foto: Telkom
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memproyeksikan kontribusi bisnis enterprise terhadap total pendapatan perseroan ke depan bisa melonjak, usai mengambil alih seluruh saham PT Digital Aplikasi Solusi (Digiserve).
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia Veranita Yosephine mengatakan, rencana pengambil alihan 100% saham Digiserve merupakan langkah strategis perseroan untuk memperkuat B2B ICT solution.
"Sehingga pengendalian langsung ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan menghadirkan solusi ICT end-to-end yang lebih terintegrasi," kata Veranita dalam sesi public expose secara virtual, Senin (7/9/2026).
Ia menyampaikan, saat ini bisnis enterprise berkontribusi sekitar kurang dari 15% terhadap pendapatan Telkom. Ia pun melihat adanya ruang pertumbuhan yang masih sangat besar seiring permintaan pasar yang kian bertumbuh.
Adapun pada sejumlah perusahaan telekomunikasi global, Veranita menambahkan, kontribusi bisnis enterprise telah mencapai 20-40% terhadap pendapatan total grup.
"Ini menjadi benchmark dan menunjukkan peluang bagi Telkom untuk terus meningkatkan skala B2B ICT secara bertahap sebagai salah satu sumber pertumbuhan revenue ke depannya," imbuh dia.
Seperti diketahui, Telkom Indonesia (TLKM) bakal memegang kendali langsung atas Digiserve jika proses akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang layanan teknologi informasi ini sukses terealisasi.
Telkom disebut akan mengambil alih 100% modal ditempatkan dan disetor Digiserve dari pemegang saham yang saat ini menguasai perusahaan, yaitu PT Multimedia Nusantara dan Trihono Edhie Laksono.
Namun, transaksi belum dapat langsung diselesaikan. Pengambilalihan masih harus mendapatkan sejumlah persetujuan korporasi sesuai anggaran dasar dan ketentuan internal yang berlaku di Digiserve maupun Telkom.
Baca Juga: Usai Perampingan, Telkom Fokus Suntik Modal ke Bisnis IT
Baca Juga: Telkom Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas
Adapun Digiserve awalnya merupakan perusahaan patungan antara Telkom dan Telstra Corporation Limited, perusahaan asal Australia. Saat itu, perusahaan tersebut menggunakan nama Telkomtelstra.
Pada 2021, TelkomGroup melalui PT Multimedia Nusantara atau TelkomMetra mengambil alih 49% saham Telstra. Dengan aksi tersebut, seluruh saham Telkomtelstra kemudian berada di bawah TelkomGroup.
Setelah itu, Telkomtelstra bertransformasi dan berganti nama menjadi Digiserve by Telkom Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan