Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pramono Klaim Paparan Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Menurun

        Pramono Klaim Paparan Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Menurun Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Jakarta mulai berkurang. Meski demikian, abu vulkanik masih ditemukan di sejumlah wilayah sehingga Pemprov DKI tetap melakukan langkah penanganan.

        “Sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa. Tetapi di beberapa daerah masih ada,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).

        Pemprov DKI masih melakukan penyemprotan menggunakan water mist untuk membantu membersihkan udara dari debu dan abu vulkanik. Penyemprotan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (8/9/2026).

        Pemprov DKI juga meminta gedung-gedung yang memiliki fasilitas water mist untuk turut menggunakannya. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurangi debu dan abu vulkanik yang masih berada di udara maupun lingkungan perkotaan.

        Selain penyemprotan, Pemprov DKI tetap membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah tempat umum. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi warga di tengah kondisi kualitas udara yang masih perlu diwaspadai.

        Baca Juga: DPR Peringatkan Penjual Masker, Jangan Goreng Harga Gegara Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

        Diketahui, kualitas udara Jakarta pada Senin pagi masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Kondisi tersebut diperkirakan masih dapat memburuk hingga malam hari di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

        Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada di angka 101. Polutan utama yang terpantau adalah ozon (O3) dengan konsentrasi mencapai 137,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: