Sarwendah Keterlaluan, Ini yang Bikin Ruben Onsu Ogah Mediasi Hak Asuh Anak: Hakim Aja Bingung
Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
Upaya perdamaian antara Ruben Onsu dan Sarwendah dalam perkara gugatan hak asuh anak berakhir tanpa titik temu. Di balik proses mediasi yang seharusnya membuka jalan damai, muncul persoalan mengenai syarat yang disebut harus dipenuhi Ruben sebelum bisa bertemu dengan anak-anaknya.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap adanya perdebatan mengenai kesempatan Ruben untuk bertemu dan berinteraksi dengan anak. Menurutnya, Ruben sebenarnya tidak keberatan jika hak asuh anak tetap berada di tangan Sarwendah, tetapi ia ingin akses sebagai ayah untuk bertemu anak-anaknya tidak dipersulit.
"Dalam mediasi Ruben bilang, dia gak masalah hak asuh tetap di S (Sarwendah). Tapi dia minta untuk Ruben dikasih waktu bertemu anak atau tidak dihalangi jika mau bertemu anak," kata Minola kepada wartawan, dikutip Selasa (8/9/2026).
Baca Juga: Ruben Onsu Dituduh Telantarkan Anak: Kita Mau Bayar Sekolah, Sarwendah Menghalangi
Persoalan kemudian mengarah pada syarat kesehatan. Minola menyebut pihak Sarwendah meminta Ruben menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu ketentuan sebelum bertemu dengan anak-anak.
"Dia (Sarwendah) minta syarat tes kesehatan, itu diungkapkan depan hakim mediator. Ruben menyanggupi, hakim bilang per enam bulan, Ruben setuju. Tapi yang nggak setuju pihak sana," ujar Minola.
Alih-alih menemukan kesepakatan, pembahasan mengenai pemeriksaan kesehatan justru menjadi semakin alot. Minola mengatakan muncul pembicaraan mengenai pemeriksaan yang harus dilakukan setiap kali Ruben hendak bertemu dengan anak-anaknya.
"Dia seakan meminta setiap bertemu tes kesehatan. Hakim mediator aja sampai bingung, masa ayah mau ketemu anaknya harus tes kesehatan. Akhirnya ditetapkan sebulan sekali," tambahnya.
Baca Juga: Ruben Onsu Serang Balik Sarwendah: Siapa Dulu yang Wanprestasi?
Menurut Minola, keputusan pemeriksaan setiap satu bulan sekali pun belum diterima pihak Sarwendah. Kondisi itu membuat upaya untuk menyusun kesepakatan damai kembali menemui jalan buntu.
"Tapi pihak sana tetap bersikeras tidak mau sebulan sekali. Kata hakim saja dalam perjanjian antara Ruben dan Sarwendah tidak ditentukan harus ada syarat," lanjut Minola.
Minola menilai persoalan tersebut akhirnya membuat Ruben memilih tidak meneruskan proses perdamaian melalui mediasi. Dengan tidak tercapainya kesepakatan, perkara gugatan hak asuh anak yang tengah berjalan pun akan dilanjutkan ke tahapan persidangan.
"Ya sampai akhirnya mediasi dibatalkan saja dan saya diminta Ruben buat membuka ini semua," pungkas Minola.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: