- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Transaksi Obligasi RELI Melonjak, Tembus Rp152,95 Miliar di Semester I 2026
Kredit Foto: Istimewa
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) mencatat peningkatan signifikan pada aktivitas perdagangan obligasi sepanjang semester I 2026. Nilai transaksi obligasi perseroan mencapai Rp152,95 miliar, melonjak dibandingkan Rp55,87 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu penopang aktivitas bisnis RELI di tengah kondisi pasar modal yang masih menghadapi sejumlah tantangan.
Direktur RELI Andrew Novi Gunawan mengatakan, meningkatnya transaksi obligasi didorong oleh tingginya minat nasabah terhadap produk yang menawarkan tingkat kupon menarik.
“Transaksi obligasi kami didominasi oleh Bond Refi C dari afiliasi kami, di mana Bond Refi C ini memberikan kupon yang menarik sehingga banyak diminati oleh nasabah kami,” ujar Andrew dalam Public Expose Live 2026, Selasa (8/9/2026).
Selain obligasi, total nilai transaksi RELI hingga semester I-2026 mencapai Rp5,4 triliun. Angka tersebut tumbuh 12,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan aktivitas transaksi juga mendorong pertumbuhan pendapatan. Pendapatan dari transaksi bursa tercatat Rp8,74 miliar, naik 31,22% secara tahunan.
Dari sisi kinerja bottom line, RELI membukukan laba Rp2,7 miliar pada semester I -2026. Perseroan juga mencatat sejumlah indikator profitabilitas, dengan EBITDA margin sebesar 26,90% dan operating profit margin 17,63%.
Baca Juga: RELI Bidik Pendapatan Rp62,86 Miliar dan Laba Rp24 Miliar pada 2026
Baca Juga: VTNJ Catat Pendapatan Rp105,8 Miliar di Semester I-2026
Sementara itu, net interest margin berada di level 19,44% dan gross profit margin sebesar 3,12%.
Untuk sepanjang 2026, RELI menargetkan pendapatan Rp62,86 miliar dan laba Rp24 miliar. Pencapaian target tersebut akan bergantung pada perkembangan aktivitas pasar modal serta kemampuan perseroan meningkatkan kontribusi dari berbagai instrumen investasi.
Lonjakan transaksi obligasi menjadi sinyal bahwa RELI mulai memperluas sumber pendapatannya, sehingga tidak hanya bergantung pada aktivitas perdagangan saham.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan