Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Yordania Lindungi Pangkalan AS dari Serangan Iran, 18 dari 20 Rudal Dicegat

        Yordania Lindungi Pangkalan AS dari Serangan Iran, 18 dari 20 Rudal Dicegat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Yordania menyatakan sistem pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan sedikitnya 18 dari 20 rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Iran pada Rabu (9/9/2026) dini hari.

        Serangan tersebut disebut menargetkan Pangkalan Militer Al-Azraq yang menampung pasukan Amerika Serikat di Yordania.

        Juru bicara militer Yordania mengatakan dua rudal lainnya jatuh di area terbuka yang jauh dari kawasan permukiman. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam serangan tersebut.

        Militer Yordania langsung mengerahkan tim khusus untuk mengamankan lokasi jatuhnya puing-puing rudal serta serpihan logam yang berasal dari aksi pencegatan di udara.

        Otoritas setempat mengimbau masyarakat tidak mendekati benda-benda mencurigakan yang ditemukan di sekitar lokasi. Warga juga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

        Angkatan Bersenjata Yordania kemudian menetapkan status siaga tertinggi. Sistem radar, peringatan dini, dan pertahanan udara dioperasikan untuk menjaga keamanan wilayah udara serta kedaulatan negara.

        Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengakui telah meluncurkan gelombang serangan ke Pangkalan Militer Al-Azraq.

        IRGC menyebut serangan tersebut sebagai tindakan balasan atas aksi militer Amerika Serikat.

        Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Tasnim, IRGC mengatakan serangan menggunakan sejumlah besar rudal balistik berbahan bakar padat dan cair.

        Menurut IRGC, rudal-rudal tersebut menargetkan lokasi pemeliharaan, persiapan, dan penempatan pesawat tempur F-35, F-16, dan F-15, termasuk hangar pesawat.

        IRGC mengklaim serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah di lokasi yang menjadi sasaran.

        Media Iran melaporkan serangan rudal terhadap pangkalan AS berlangsung sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari. Rekaman yang beredar memperlihatkan rentetan rudal melintasi perbatasan Yordania-Suriah.

        Serangan Iran terjadi tidak lama setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan penghancuran lima kapal tanker minyak Iran di Teluk Oman dan dekat Pulau Kharg.

        Kelima kapal tersebut yakni M/T Kaviz, M/T Charminar, M/T Horizon 1, M/T Riesco, dan M/T Derya.

        CENTCOM menyatakan tindakan tersebut dilakukan karena IRGC sebelumnya menyerang kapal perang Angkatan Laut AS dengan rudal balistik sebanyak dua kali dalam dua hari.

        Baca Juga: Iran Balas Serang Pangkalan Udara AS di Yordania Usai Pulau Larak Dibom

        Menurut CENTCOM, kapal perang Amerika berhasil menghindari serangan tersebut dan melanjutkan patroli tanpa ada personel yang terluka.

        Militer AS juga menuding kapal-kapal tanker tersebut merupakan bagian dari jaringan bernilai miliaran dolar yang digunakan untuk mendukung pendanaan IRGC.

        Operasi tersebut menjadi aksi kedua dalam sepekan. Sebelumnya, pada 5 September, CENTCOM menyatakan telah melumpuhkan tiga kapal tanker Iran.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: