Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PSI Soroti Demo di Rumah Jokowi, Temukan Poster Berkaitan PDIP: Emang Udah Rusak?

        PSI Soroti Demo di Rumah Jokowi, Temukan Poster Berkaitan PDIP: Emang Udah Rusak? Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Aksi Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak (ARIB) berdemonstrasi menjadi sorotan karena dilakukan di depan kediaman dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo. Salah satu perhatian itu datang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

        Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia Dian Sandi Utama secara khusus menyoroti salah satu poster yang dibawa massa. Poster tersebut memuat tulisan "Jokowi Perusak PDI-P". Ia mempertanyakan dasar munculnya tudingan tersebut karena terasa janggal apabila dikaitkan dengan posisi politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

        Baca Juga: MBG Adalah Kunci, Tiap Keteledoran Dapur Risikonya Adalah Kehancuran Nama Baik Prabowo

        "Ada masa yang demo depan rumah Pak J di Solo," ujar Dian, dikutip Jumat (11/9/2026).

        Dian kemudian menyoroti keberadaan poster yang mengaitkan mantan presiden itu dengan kerusakan internal PDIP. Ia membandingkan tudingan tersebut dengan posisi partai terkait sebagai salah satu kekuatan politik besar di parlemen.

        "PDIP masih berdiri sebagai parpol dengan kursi anggota dewan terbanyak, kok mereka tulis Jokowi Perusak PDIP," tukasnya.

        Bagi Dian, jika ada pihak yang menyebut partai tersebut telah dirusak oleh mantan presiden terkait, maka pertanyaan berikutnya adalah kondisi seperti apa yang dimaksud dengan "rusak".

        "Emang udah rusak?," tandasnya.

        Sebelumnya, Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak (ARIB) diketahui datang membawa sejumlah perlengkapan aksi, termasuk berbagai tulisan yang dibawa massa menyoroti isu politik dan kekuasaan yang dikaitkan dengan mantan presiden tersebut. Beberapa poster bahkan menggunakan narasi keras seperti "Jokowi Jongos Oligarki", "Jokowi Power Syndrome", serta "Jokowi dan Dinasti Haus Kuasa".

        Ada pula poster bertuliskan "Bubarkan Geng Solo dan Dinasti Jokowi", "Jokowi Melanggar Konstitusi", "Jokowi Pembohong", hingga "Jokowi Perusak PDIP".

        Koordinator Aksi Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak, Bangun Sutoto mengatakan kedatangan mereka berkaitan dengan pernyataan mengenai dugaan makar yang disebut pernah disampaikan Budi Arie. Menurut Bangun, Jokowi perlu menerima respons atas persoalan tersebut.

        Baca Juga: Roy Suryo Ternyata Masih Berpeluang Kantongi Rp206 Juta dari Kasus Ijazah Jokowi

        "Kami ingin menyampaikan sepucuk surat dan satu buah plakat untuk Bapak Jokowi karena menurut kami Bapak Jokowi belum lama ini duduk di sebelah kiri saudara Budi Arie yang menyampaikan indikasi adanya makar. Karena itu kami sebagai anak bangsa mewakili seluruh rakyat Indonesia tidak bisa tinggal diam," ujar Bangun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: