- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
SMLE Siapkan Pabrik Sinarom, Produksi Komersial Ditargetkan Mulai 2027
Kredit Foto: Istimewa
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) tengah menyiapkan PT Sinar Aroma Sentosa (Sinarom) untuk memasuki tahap produksi komersial. Perseroan menargetkan fasilitas baru tersebut dapat beroperasi secara penuh pada 2027.
Direktur Utama SMLE, Siu Min, menjelaskan bahwa operasional penuh Sinarom masih menunggu penyelesaian sejumlah proses perizinan dan sertifikasi halal. Setelah seluruh persyaratan rampung, fasilitas tersebut akan mulai diarahkan untuk mendukung aktivitas produksi dan pengembangan produk.
"Sinarom telah diresmikan pada 2025. Fasilitas ini tidak hanya disiapkan sebagai pabrik, tetapi juga sebagai application and value creation center yang menjadi bagian dari pengembangan ekosistem bisnis SMLE," kata dia dalam Public Expose Live 2026, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Melalui fasilitas tersebut, SMLE akan mengembangkan fungsi Blending & Application Center, Value Creation Hub, serta R&D & Application Partner bagi pelanggan dan principal. Dengan demikian, Sinarom dapat digunakan untuk proses pengembangan produk, blending, customization, application testing, hingga kolaborasi teknis.
Menurut Siu Min, keberadaan fasilitas ini akan memperluas peran SMLE dalam rantai nilai pelanggan. Perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada penyediaan bahan baku, tetapi juga dapat terlibat dalam proses pengembangan produk hingga siap dikembangkan secara komersial.
Untuk 2026, SMLE belum memiliki rencana membangun fasilitas produksi baru maupun meningkatkan kapasitas pabrik yang ada. Perseroan memilih menyelesaikan dan mengoptimalkan fasilitas Sinarom terlebih dahulu sebelum melakukan ekspansi kapasitas berikutnya.
Baca Juga: SMLE Belum Bahas Dividen, Fokus Perluas Ekosistem Bisnis
Baca Juga: SMLE Bidik India dan Eropa untuk Ekspor Minyak Nilam Mulai 2027
Baca Juga: Antam Siapkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2026 untuk Emas dan EV
SMLE memperkirakan pada 2027 Sinarom sudah dapat mulai menghasilkan produk yang bisa dipasarkan.
Dengan beroperasinya fasilitas tersebut, dia berharap kontribusi Sinarom tidak hanya berasal dari aktivitas produksi, tetapi juga dari layanan pengembangan dan solusi yang diberikan kepada pelanggan.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya SMLE memperkuat ekosistem bisnisnya dengan mendekatkan perusahaan pada kebutuhan pelanggan.
"Pengembangan Sinarom sekaligus membuka ruang bagi SMLE untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan sekadar menjual bahan baku," pungkas dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan