Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        AHY Klarifikasi Pidato di Depan Prabowo, Pakar: Demokrat Kaget Diserang Sesama Anggota Koalisi

        AHY Klarifikasi Pidato di Depan Prabowo, Pakar: Demokrat Kaget Diserang Sesama Anggota Koalisi Kredit Foto: Bakom RI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akhirnya memberikan klarifikasi soal pidatonya mengenai kekuasaan memiliki batas waktu langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal itu dinilai sebagai respons dari politikus itu atas besarnya riuh yang ditimbulkan oleh pidatonya di Indonesia.

        Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai langkah tersebut menunjukkan sosok politikus itu berupaya meredam kecurigaan di internal koalisi pemerintahan. Demokrat kemungkinan tidak menyangka pidato itu mendapatkan respons politik yang cukup besar, termasuk dari sesama partai pendukung pemerintahan.

        Baca Juga: Tim Gibran Yakin Ada Partai Besar di Balik Gugatan Denny Indrayana: Tak Mungkin Muncul Begitu Saja

        “AHY mengklarifikasi di hadapan Pak Prabowo. Apakah ini bahwa dia juga nggak menyangka bahwa respons publik begitu tinggi terhadap isu ini,” kata Arifki, dikutip Sabtu (12/9/2026).

        Arifki melihat munculnya respons dari sejumlah mitra koalisi sebagai faktor yang membuat politikus itu perlu memberikan penjelasan lebih lanjut.

        “Bahkan mitra koalisi merasa memanfaatkan momentum itu untuk men-smash atau menyerang dari terhadap Partai Demokrat,” ujarnya.

        Arifki menilai klarifikasi tersebut penting untuk mencegah munculnya persepsi bahwa politikus itu bersama partainya sedang mengambil ancang-ancang politik terlalu dini menuju Pilpres 2029. Ia menyebut langkah tersebut sebagai upaya dia menjaga hubungan dengan Presiden Prabowo.

        “Dan saya rasa klarifikasi yang dimainkan ini adalah bentuk bagaimana untuk tidak ada rasa kecurigaan baik itu dari internal koalisi atau mungkin dari preside sendiri bahwa mereka main mata lebih awal untuk melihat Pilpres 2029,” kata Arifki.

        AHY dalam pidatonya baru-baru ini menyampaikan pesan bahwa kekuasaan tidak dimiliki selamanya oleh seseorang. Pernyataan tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai arah politik dari AHY.

        “Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” kata AHY.

        Salah satunya datang dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. Ia  membaca adanya sinyal politik dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia dinilai sudah siap untuk menjadi lawan bagi Prabowo Subianto di Pilpres 2029.

        Doli menilai pernyataan politikus itu mengenai kekuasaan yang bukan milik seseorang untuk selamanya tidak hanya dapat dibaca sebagai pesan tentang demokrasi.

        Menurutnya, cara menyampaikan pernyataan tersebut, termasuk gestur dan posisi politiknya, memberi kesan bahwa politikus itu tengah mempersiapkan diri sebagai salah satu kandidat pada Pilpres 2029.

        AHY, empat hari kemudian, memberikan penjelasan di hadapan Prabowo hingga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, GBK, Senayan, Jakarta.

        “Empat hari yang lalu, bapak presiden, sebagai bagian dari refleksi dan kontemplasi ultah partai, saya menyampaikan pidato politik. Maksudnya sederhana, kami ingin menyemangati kader,” kata AHY.

        AHY mengaku khawatir pernyataannya mengenai kekuasaan ditafsirkan di luar konteks.

        “Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya mempertegas isi dari pidato politik tersebut. Karena saya khawatir ada yang salah tafsir,” ujarnya.

        AHY kemudian menegaskan posisi partainya sebagai bagian dari pemerintahan Prabowo-Gibran.

        Baca Juga: Roy Suryo Tak Ingin Sidang Bareng Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasannya

        “Posisi Demokrat jelas. Kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil. Tidak ada hal lain, selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan ini,” ungkap AHY.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: