Kabar Baik Guru! PPPK Paruh Waktu Dijamin Diangkat Jadi Penuh Waktu pada 2027
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu pada 2027. Pemerintah saat ini tengah melakukan pendataan sekaligus menyiapkan anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan para guru melalui perubahan status tersebut.
"Jadi tahun ini kita sedang mendata untuk tahun 2027 nanti guru-guru PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Sudah kita terima informasinya, sudah ada anggarannya untuk peningkatan kesejahteraan melalui perubahan status dari paruh waktu menjadi penuh waktu," ujar Mu'ti di Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026) malam.
Selain perubahan status PPPK paruh waktu, pemerintah juga menyiapkan pengangkatan guru menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kebijakan tersebut akan diarahkan terutama untuk daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
"Kemudian nanti juga akan ada pengangkatan guru-guru CPNS untuk daerah-daerah yang kekurangan, karena memang masih banyak daerah dan sekolah yang kekurangan guru," ucapnya. Mu'ti menilai kebutuhan guru di sejumlah daerah masih menjadi persoalan yang perlu ditangani pemerintah.
Mu'ti juga menjelaskan program revitalisasi satuan pendidikan yang dilakukan pemerintah sepanjang 2026. Hingga tahun ini, sebanyak 71.744 satuan pendidikan telah direvitalisasi atau bahkan lebih.
Sebagian revitalisasi dilakukan secara swakelola oleh sekolah agar penggunaan anggaran lebih efisien. Pemerintah juga menjadikan anggaran tersebut sebagai dana stimulan sehingga pengerjaan dapat melibatkan masyarakat di sekitar sekolah.
"Jadi biayanya lebih murah karena dikerjakan sendiri oleh sekolah. Yang kedua, pekerjaannya lebih bagus karena mereka mengerjakan sendiri, jadi mereka melaksanakan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya. Kemudian yang ketiga itu menghasilkan, punya dampak terhadap ekonomi karena yang bekerja masyarakat setempat," kata Mu'ti.
Baca Juga: DPR Usul Anggaran MBG Dialihkan untuk Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS
Menurut Mu'ti, pengerjaan secara swakelola juga ikut menggerakkan perekonomian daerah karena material pembangunan dibeli dari wilayah setempat. Selain itu, sejumlah sekolah mendapatkan dukungan dari swadaya masyarakat dalam proses revitalisasi.
"Termasuk yang keempat itu juga ikut menggerakkan ekonomi karena material untuk pembangunan dikerjakan di daerah itu sehingga mereka belanja juga dari daerah setempat. Kemudian yang kelima, itu banyak yang sekolah-sekolah itu juga mendapatkan dukungan dari swadaya masyarakat," imbuhnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: