Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (14/9/2026) di zona merah. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,13% atau 8,77 poin ke level 6.532,61.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 6.533,87, melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.541,38.
Di awal perdagangan, sebanyak 249 saham menguat, sementara 143 saham melemah dan 571 saham lainnya belum bergerak.
Nilai transaksi tercatat Rp248,4 miliar dengan volume perdagangan mencapai 361,7 juta saham dalam 44.110 kali transaksi.
Investor Menanti Kebijakan Bank Sentral
Di tengah pergerakan IHSG tersebut, investor global mencermati arah kebijakan moneter sejumlah bank sentral utama dunia. Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas menyebut pasar akan menunggu keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed), Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ) yang masing-masing dijadwalkan pada 16-18 September 2026.
Phintraco menilai sentimen global masih menjadi perhatian pelaku pasar. Bursa Wall Street memang kembali menguat pada Jumat (11/9/2026), tetapi secara mingguan masih mencatat pelemahan.
Koreksi harga minyak menjadi salah satu katalis positif bagi pasar saham pada akhir pekan lalu. Sementara itu, inflasi Amerika Serikat (AS) pada Agustus 2026 tercatat 3,4% secara tahunan, sama seperti bulan sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi pasar.
Di sisi lain, Michigan Consumer Sentiment turun ke level 47,8 pada September. Pergerakan harga komoditas juga menjadi perhatian. Harga emas ditutup menguat 1,1% ke level US$4.363 per troy ounce pada Jumat (11/9/2026).
Baca Juga: IHSG Diprediksi Sideways di 6.450-6.700 Pekan Ini, Investor Tunggu The Fed
Baca Juga: BEI Setop Perdagangan 2 Saham, Salah Satunya Milik Haji Isam
Phintraco Sekuritas memperkirakan keputusan The Fed pada 16 September akan menjadi salah satu katalis utama pasar pekan ini. Investor selanjutnya akan mencermati keputusan BoE pada 17 September dan BoJ pada 18 September.
Selain kebijakan moneter, pasar juga menantikan potensi negosiasi antara negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) dan Iran. Perkembangan tersebut dinilai dapat memengaruhi sentimen geopolitik sekaligus pergerakan harga komoditas.
Untuk pasar domestik, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak sideways dalam rentang 6.450-6.700 sepanjang pekan ini.
Phintraco juga memasukkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Indosat Tbk (ISAT) sebagai top picks pekan ini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan