Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Anggaran MBG Diusulkan Dialihkan Buat Bangun MRT di Kota Besar

        Anggaran MBG Diusulkan Dialihkan Buat Bangun MRT di Kota Besar Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jurnalis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Arif mengusulkan agar pemerintah mengalihkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pembangunan moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) di kota besar.

        Usulan ini disampaikan di tengah kelangkaan BBM di sejumlah daerah serta maraknya kasus keracunan makanan akibat MBG di sekolah-sekolah.

        "Daripada anggaran MBG yang beracun itu, lebih baik dipakai bikin MRT di kota-kota besar," tulisnya di akun X pribadinya, dikutp Senin (14/9).

        Sebagai ilustrasi, pembangunan MRT Fase 1 Lebak Bulus–Bundaran HI menelan biaya sekitar Rp16 triliun untuk 16 km, atau kira-kira Rp1 triliun per km. Fase ini terdiri dari 10 km jalur layang dan 6 km jalur bawah tanah.

        Dengan anggaran MBG per hari yang mencapai sekitar Rp1 triliun, menurut Arif, dalam 16 hari sudah cukup untuk membangun MRT sepanjang 16 km di Jakarta. Ia menambahkan, biaya di kota lain seperti Makassar kemungkinan lebih murah.

        Baca Juga: Dianggap Bela MBG dan Kopdes, Rocky Gerung: Itu Perintah...

        Sebagai informasi, belakangan ini kasus keracunan MBG melonjak tajam, khususnya sepanjang Agustus hingga September. 

        Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), akumulasi korban dugaan keracunan MBG di seluruh Indonesia diperkirakan telah mencapai lebih dari 43.000 hingga 50.000 anak sejak program dijalankan, dengan ribuan kasus baru berturut-turut pada awal September 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: