Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Rebound, Saham Big Banks Jadi Penopang di Tengah Pergantian Menkeu

        IHSG Rebound, Saham Big Banks Jadi Penopang di Tengah Pergantian Menkeu Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada perdagangan Senin (14/9/2026), setelah sempat tertekan hingga 2,6% pada sesi I. Rebound IHSG terutama ditopang oleh penguatan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar atau big banks.

        Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 1,8% atau 80 poin ke level Rp4.440 per saham. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 3,2% atau 120 poin menjadi Rp3.870 per saham.

        Penguatan lebih tinggi terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang naik 4% atau 130 poin ke level Rp3.400 per saham. Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 2,8% atau 175 poin menjadi Rp6.500 per saham.

        “IHSG berbalik menguat setelah sebelumnya sempat terkoreksi tajam, dengan saham-saham big banks menjadi motor utama rebound,” tulis IPOT Platinum Club dalam keterangannya.

        Mengacu data RTI Business, IHSG sempat menyentuh level terendah 6.371,395 pada pukul 15.02 WIB. Level tersebut mencerminkan penurunan 162,47 poin atau 2,6% dibandingkan posisi pembukaan.

        Namun, tekanan jual berangsur mereda. IHSG kemudian bangkit dan pada pukul 15.24 WIB berada di level 6.505,680, sehingga mampu memangkas sebagian besar pelemahannya.

        Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.371,395-6.543,277. Nilai transaksi saham mencapai Rp14,731 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 30,638 miliar saham.

        Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 506 saham ditutup melemah, 154 saham menguat, sementara 128 saham lainnya stagnan.

        Menurut IPOT Platinum Club, rebound IHSG terjadi di tengah perhatian pasar terhadap pemanggilan sejumlah menteri ke Istana Presiden. Situasi tersebut memunculkan spekulasi investor mengenai kemungkinan perubahan maupun penegasan arah kebijakan pemerintah, terutama di sektor ekonomi dan fiskal.

        Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.534,69, Sempat Menguat Usai Reshuffle Menkeu

        Baca Juga: Menkeu Purbaya Diisukan Kena Reshuffle, Ini Dampaknya ke IHSG

        Baca Juga: IHSG Anjlok 1,70% ke 6.429,88 pada Sesi I, Seluruh Sektor Melemah

        Perhatian pasar semakin menguat setelah Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat.

        Sebelumnya, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pergantian tersebut membuat pelaku pasar kini mencermati arah kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan baru.

        Stabilitas anggaran, kesinambungan program ekonomi, serta kemampuan pemerintah menjaga kepercayaan investor akan menjadi faktor penting yang menentukan arah pasar saham selanjutnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: