Gagal di Piala AFF, John Herdman Cuma Berani Janjikan Satu Hal untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Kredit Foto: Instagram/timnasindonesia
John Herdman tidak berani menjanjikan gelar kepada suporter Timnas Indonesia setelah kegagalan di Piala AFF 2026. Pelatih asal Kanada itu hanya memastikan Skuad Garuda akan kembali memberikan seluruh kemampuan mereka ketika tampil di FIFA ASEAN Cup.
"Kami harus berjanji bahwa kami akan memberikan segala yang kami miliki. Hanya itu satu-satunya hal yang bisa kami janjikan kepada para penggemar," ujar Herdman di SCTV Tower, Jakarta, Senin (15/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Herdman setelah Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Skuad Garuda harus puas finis di posisi ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin.
Indonesia berada di bawah Vietnam yang mengumpulkan 10 poin dan Singapura dengan delapan poin. Hasil tersebut membuat perjalanan Indonesia di Piala AFF 2026 terhenti sebelum mencapai fase semifinal.
Kegagalan itu membuat Herdman memilih berbicara mengenai komitmen ketimbang menjanjikan hasil tertentu. Menurutnya, pemain Indonesia sudah menunjukkan rasa hormat terhadap lambang Garuda yang mereka kenakan selama bertanding.
"Saya rasa tim, para pemain, selalu tampil dengan rasa hormat penuh terhadap lambang di jersey. Mereka selalu memberikan segalanya di atas lapangan, staf memberikan segalanya di balik layar, dan kami tahu para suporter memberikan segalanya di stadion," paparnya.
Herdman pun memastikan sikap tersebut akan kembali dibawa ke turnamen berikutnya. FIFA ASEAN Cup menjadi panggung selanjutnya bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki hasil setelah gagal di Piala AFF.
Pelatih berusia 51 tahun itu menilai perjuangan tim tidak boleh bergantung pada target yang mudah diucapkan. Baginya, hal terpenting adalah memastikan pemain dan staf terus bekerja dengan komitmen maksimal dalam setiap pertandingan.
Herdman juga mengingatkan bahwa tidak semua hal dalam pertandingan sepak bola berada dalam kendali tim. Ada faktor seperti keputusan wasit dan keberuntungan yang tidak bisa diatur oleh pemain maupun staf.
Baca Juga: Kabar Buruk Jelang FIFA ASEAN Cup, 4 Pemain Kunci Timnas Indonesia Terancam Absen
"Anda tidak bisa mengendalikan 'Dewi Fortuna' sepakbola, Anda tidak bisa mengendalikan keputusan wasit. Yang bisa Anda kendalikan adalah usaha Anda, fokus Anda, dan komitmen Anda," kata Herdman.
Karena itu, Herdman ingin para pemain mengarahkan energi mereka kepada aspek yang memang bisa diperbaiki. Usaha, fokus, dan komitmen disebut menjadi tiga hal yang akan terus dikendalikan skuad Garuda sepanjang turnamen.
FIFA ASEAN Cup pun menjadi kesempatan berikutnya bagi Herdman dan anak asuhnya untuk membuktikan komitmen tersebut di lapangan. Namun, setelah kegagalan di Piala AFF, Herdman memilih tidak menjual janji soal trofi kepada publik.
Sebaliknya, ia hanya menjanjikan satu hal yang menurutnya benar-benar bisa diberikan tim. Timnas Indonesia akan kembali berjuang dengan seluruh kemampuan yang mereka miliki demi mendapatkan hasil terbaik.
Dengan Piala AFF 2026 yang sudah berakhir bagi Indonesia, perhatian kini beralih ke FIFA ASEAN Cup. Herdman membawa satu pesan utama dari kegagalan tersebut, yakni skuad Garuda harus terus memberikan segalanya tanpa menjadikan hasil akhir sebagai satu-satunya ukuran perjuangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama