Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mobil Listrik Terlaris di Indonesia hingga Agustus 2026, Bukan dari BYD

        Mobil Listrik Terlaris di Indonesia hingga Agustus 2026, Bukan dari BYD Kredit Foto: Fajar Sulaiman
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai. BYD memang masih menjadi salah satu merek paling dominan, tetapi jika penjualan dihitung berdasarkan model, posisi teratas justru ditempati pendatang dari China lainnya.

        Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan, Jaecoo J5 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026.

        Sepanjang delapan bulan pertama tahun ini, distribusi Jaecoo J5 mencapai 23.359 unit. Angka tersebut membuatnya berada di atas BYD Atto 1 yang mencatat wholesales 19.909 unit.

        Di posisi ketiga terdapat Geely EX2 dengan distribusi 9.769 unit. Selanjutnya, BYD M6 mencatat 6.694 unit dan BYD Sealion 7 sebanyak 4.251 unit.

        Capaian Jaecoo J5 cukup menarik karena model tersebut harus bersaing dengan sejumlah produk BYD yang memiliki beberapa model di pasar mobil listrik Indonesia.

        Secara keseluruhan, pasar battery electric vehicle (BEV) Indonesia mengalami pertumbuhan pesat sepanjang tahun ini.

        GAIKINDO mencatat penjualan mobil listrik secara wholesales mencapai 101.171 unit pada Januari-Agustus 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 97,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 51.191 unit.

        Agustus menjadi salah satu bulan terkuat. Distribusi BEV mencapai 17.413 unit, naik 24,63 persen dibandingkan Juli yang berada di level 13.972 unit.

        Menariknya, persaingan pada bulan tersebut kembali dimenangkan BYD Atto 1. Model ini mencatat distribusi 5.560 unit pada Agustus, meningkat dari 4.233 unit pada Juli.

        Jaecoo J5 berada di posisi kedua dengan 3.214 unit, sedangkan Geely EX2 mengisi posisi ketiga dengan 1.495 unit.

        Artinya, posisi Jaecoo J5 sebagai raja secara kumulatif bukan karena selalu menjadi model dengan penjualan tertinggi setiap bulan. Keunggulannya terbentuk dari konsistensi distribusi sepanjang tahun.

        BYD Tetap Raja dari Sisi Merek

        Ada perbedaan penting ketika data tersebut dilihat berdasarkan merek.

        Jika seluruh model BEV milik satu merek digabungkan, BYD masih menjadi pemimpin pasar mobil listrik Indonesia. Sepanjang Januari-Agustus 2026, BYD mencatat distribusi BEV sebanyak 33.273 unit.

        Jaecoo berada di posisi berikutnya dengan 23.359 unit, disusul Geely 12.176 unit dan Wuling 8.905 unit.

        Dominasi BYD juga terlihat pada data Agustus. Secara keseluruhan, BYD mencatat wholesales 7.870 unit dan retail sales 6.861 unit pada bulan tersebut. GAIKINDO menempatkan BYD sebagai merek dengan penjualan terbesar di antara pemain kendaraan listrik dan hibrida pada Agustus.

        Karena itu, istilah "raja mobil listrik" perlu dibedakan berdasarkan cara pengukurannya. BYD merupakan pemimpin jika yang dibandingkan adalah merek, sedangkan Jaecoo J5 menjadi model BEV dengan distribusi kumulatif tertinggi hingga Agustus 2026.

        Baca Juga: Ekspansi Global, BYD Pesan 10 Kapal Baru untuk Angkut 92.000 Mobil

        Baca Juga: Ini 10 Mobil Listrik Terlaris Agustus 2026! BYD Atto 1 Ngacir, China Kuasai RI

        Baca Juga: Kemenperin Bidik TKDN Mobil Listrik 80 Persen, Industri Baterai Ikut Digenjot

        Persaingan Makin Terbuka

        Perubahan posisi tersebut menunjukkan persaingan mobil listrik di Indonesia tidak lagi hanya bertumpu pada satu atau dua merek.

        Selain BYD, Jaecoo dan Geely mulai mendapatkan volume distribusi yang besar. Wuling juga masih memiliki sejumlah model dengan kontribusi signifikan, sementara merek seperti MG, Aion, VinFast, Chery dan XPeng turut mengisi pasar.

        Dari daftar 10 besar BEV Januari-Agustus, bahkan sebagian besar posisi ditempati merek asal China. Selain Jaecoo J5 dan BYD Atto 1, terdapat Geely EX2, BYD M6, BYD Sealion 7, Wuling Darion EV, Denza D9 dan Geely EX5.

        Persaingan ini juga mulai masuk ke pasar yang lebih luas. Pada Agustus 2026, BYD Atto 1 mencatat 5.560 unit dan menjadi model dengan wholesales terbesar kedua di pasar otomotif Indonesia secara keseluruhan, hanya berada di bawah Daihatsu Gran Max Pick Up.

        Dengan penjualan BEV yang sudah mencapai 101.171 unit hanya dalam delapan bulan, pasar mobil listrik Indonesia kini semakin jauh dari sekadar segmen ceruk.

        Pertarungan berikutnya bukan hanya soal siapa yang memiliki teknologi paling canggih, tetapi juga siapa yang mampu mempertahankan volume penjualan ketika pilihan model semakin banyak dan persaingan harga semakin ketat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: