Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jadi Wantimpres, Segini Hartanya Rocky Gerung...

        Jadi Wantimpres, Segini Hartanya Rocky Gerung... Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

        Dalam susunan baru lembaga penasihat presiden ini, mantan Menko PMK Pratikno dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Wantimpres RI merangkap anggota.

        Posisi Wakil Ketua diisi oleh mantan Hatta Rajasa, sementara pengamat politik Muhammad Qodari ditunjuk sebagai Sekretaris Wantimpres RI merangkap anggota.

        Berdasarkan penelusuran pada laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), profil kekayaan para penasihat Presiden baru ini mencatatkan angka yang sangat beragam, mulai dari puluhan miliar hingga triliunan rupiah.

        Dari jajaran tokoh nasional, pimpinan lintas agama, pakar, hingga konglomerat yang masuk dalam jajaran Wantimpres, pengusaha Dato’ Sri Tahir mencatatkan nilai kekayaan tertinggi. Berdasarkan laporan Wantimpres RI per 2 Mei 2025, kekayaan Tahir mencapai Rp9,35 triliun.

        Posisi kedua ditempati oleh pengusaha nasional Chairul Tanjung yang tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp7,49 triliun berdasarkan LHKPN saat menjabat Menko Perekonomian pada 2014.

        Sementara itu, Sekretaris Wantimpres Muhammad Qodari tercatat memiliki harta sebesar Rp300,59 miliar per Maret 2026 saat menjabat Kepala Staf Kepresidenan, disusul politisi senior Bambang Soesatyo dengan kekayaan Rp212,17 miliar.

        Daftar Lengkap 26 Anggota Wantimpres RI dan Catatan Kekayaan LHKPN

        Berikut adalah daftar lengkap 26 anggota Wantimpres RI yang dilantik Presiden Prabowo beserta catatan LHKPN KPK terbarunya:

        1. Pratikno (Ketua merangkap Anggota) — Rp22,75 miliar (LHKPN 26 Maret 2026)

        2. Muhammad Hatta Rajasa (Wakil Ketua merangkap Anggota) — Rp30,23 miliar & USD 75.092 (LHKPN 20 Mei 2014)

        3. Muhammad Qodari (Sekretaris merangkap Anggota) — Rp300,59 miliar (LHKPN 31 Maret 2026)

        4. Sinta Nuriyah Wahid — (Tidak tercatat di LHKPN)

        5. Muhammad Quraish Shihab — (Tidak tercatat di LHKPN)

        6. Agum Gumelar — (Tidak tercatat di LHKPN)

        7. Chairul Tanjung — Rp7,49 triliun (LHKPN 31 Oktober 2014)

        8. Said Aqil Siroj — Rp50,53 miliar (LHKPN 17 Maret 2026)

        9. Muhammad Anwar Iskandar — (Tidak tercatat di LHKPN)

        10. Yahya Cholil Staquf — (Tidak tercatat di LHKPN)

        11. Jusuf Wanandi — (Tidak tercatat di LHKPN)

        12. Budi Gunawan — Rp36,23 miliar (LHKPN 16 Januari 2025)

        13. Bambang Soesatyo — Rp212,17 miliar (LHKPN 31 Maret 2026)

        14. Salim Segaf Aljufrie — Rp9,65 miliar (LHKPN 18 Desember 2014)

        15. Soekarwo — Rp36,13 miliar (LHKPN 19 Maret 2025)

        16. Dato’ Sri Tahir — Rp9,35 triliun (LHKPN 2 Mei 2025)

        17. Rocky Gerung — (Tidak tercatat di LHKPN)

        18. Ida Bagus Purwalaksana — Rp8,97 miliar (LHKPN 27 Maret 2026)

        19. Philip Kuncoro Wijaya — (Tidak tercatat di LHKPN)

        20. Budi Santoso Tanuwibowo — (Tidak tercatat di LHKPN)

        21. Anwar Usman — Rp37,95 miliar (LHKPN 4 Maret 2026)

        22. Muhammad Hatta — (Tidak tercatat di LHKPN)

        23. Jusuf Hamka — (Tidak tercatat di LHKPN)

        24. Margarito Kamis — (Tidak tercatat di LHKPN)

        25. Jacky Manuputty — (Tidak tercatat di LHKPN)

        26. Ignasius Jonan — Rp85,31 miliar (LHKPN 25 Maret 2019)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: