Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Waskita Karya Garap Jembatan Rp1,09 Triliun di Kalsel, Progres Masih 18,4%

        Waskita Karya Garap Jembatan Rp1,09 Triliun di Kalsel, Progres Masih 18,4% Kredit Foto: Waskita Karya
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah memulai pembangunan Jembatan Pulau Laut Kabupaten Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan (Kalsel). Keberadaan proyek senilai Rp1,09 triliun ini nantinya berfungsi sebagai prasarana jalan sekaligus penunjang kelancaran perekonomian di provinsi tersebut.

        Corporate Secretary Waskita Karya Steven Subiantoro mengungkapkan, realisasi pekerjaan Jembatan Pulau Laut Tanah Bumbu kini sudah menembus 18,4 persen. Angka itu lebih cepat dari rencana awal yang hanya 12 persen. 

        "Waskita Karya berkomitmen merampungkan jembatan secara tepat waktu dan sesuai standar mutu. Upaya terbaik akan kami kerahkan, karena masyarakat sudah lama mengharapkan infrastruktur ini," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).

        Keamanan proses konstruksi di lapangan turut menjadi perhatian utama. Maka perusahaan berkode saham WSKT tersebut  memastikan, sekitar 330 pekerja yang terlibat selalu menerapkan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

        Steven melanjutkan, proyek yang dikerjakan oleh Kerja Sama Operasi (KSO) PP-Waskita-BBA ini memiliki lima manfaat utama, di antaranya mengatasi keterbatasan aksesibilitas Pulau Laut yang berhadapan ke Air Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dengan mainland di Pulau Kalimantan. Kemudian meningkatkan efisiensi logistik penyebrangan yang sebelumnya berkapasitas terbatas.

        "Kami meyakini, keberadaan Jembatan Pulau Laut Kabupaten Tanah Bumbu akan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Pantai Timur Kaliman Selatan. Termasuk mendukung agenda nasional seperti hilirisasi industri serta pemerataan wilayah," tutur dia.

        Baca Juga: Waskita Karya Masih Tertekan Rugi Bersih, Kini Capai Rp2,87 Triliun di Kuartal III

        Baca Juga: Waskita Karya Tercekik Obligasi Rp722 Miliar, Pemerintah dan PII Turun Tangan

        Manfaat lain dari jembatang sepanjang 1.047 meter ini, yaitu mempercepat sekaligus menghubungkan perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih dan KEK Setangga dengan Kawasan Industri Batulicin. Dengan begitu diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, khususnya bagi tenaga kerja lokal.

        "Kami percaya, semakin banyak proyek konektivitas terbangun makan semakin cepat juga pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia bisa tercapai. Dengan semangat itu, ke depannya Waskita Karya siap terlibat lebih banyak dalam pengerjaan infrastruktur di berbagai daerah di Tanah Air, demi mendukung pembangunan nasional inklusif dan berkelanjutan," jelas Steven.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: