Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bank Mandiri Kembangkan Kapasitas Usaha Debitur KUR Mikro

Bank Mandiri Kembangkan Kapasitas Usaha Debitur KUR Mikro Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tengah fokus dalam pengembangan program kredit usaha rakyat (KUR).? Perseroan baru saja melaksanakan melaksanakan program pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya usaha mikro dalam mengembangkan usaha. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas keuangan debitur dalam melakukan usahanya.
Dalam pilot project ini, UMKM debitur KUR Mikro dengan omset Rp20 hingga Rp30 juta per bulan yang berdomisili di Jabodetabek akan mendapatkan pelatihan yang meliputi materi-materi tentang sikap dan pradigma bisnis, proses bisnis, laporan keuangan dari Bank Mandiri. Di samping itu, setiap debitur juga akan mendapatkan pendampingan langsung di lapangan dan secara online untuk memantau penerapan hasil pelatihan.
Chief of Office of the CEO Bank Mandiri Agus Dwi Handaya mengatakan, melalui program ini perseroan berharap dapat menjadikan debitur KUR Mikro Bank Mandiri, khususnya sektor pengolahan menjadi lebih berkualitas dan produktif.
?Keberhasilan pembiayaan KUR sangat dipengaruhi oleh kemampuan debitur dalam meningkatkan kapasitas keuangan dan operasional. Oleh karena itu, kami akan terus menambah jumlah peserta program pendampingan agar sektor UMKM semakin berkembang,? tutur Agus saat meresmikan pelaksanaan program pendampingan batch-1 di Jakarta, Rabu (14/12).
Lebih lanjut, dirinya mengatakan program tersebut berlangsung selama enam bulan, yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama, berlangsung selama satu bulan yang diisi dengan materi di kelas selama dua hari oleh Bank Mandiri dan perwakilan Institut Pertanian Bogor (IPB) serta wawancara dan kunjungan usaha untuk mengidentifikasi potensi dan masalah usaha.
Sedangkan sesi kedua berlangsung selama lima bulan, dimana debitur mendapatkan pendampingan di lokasi usaha. Di samping itu, pada akhir bulan pertama, ketiga dan keenam juga dilakukan gathering seluruh peserta untuk mendiskusikan kemajuan pelatihan. Program ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan peningkatan omzet dan skala bisnis debitur sehingga layak mengakses pembiayaan yang lebih besar dari bank (naik kelas).
Sebagai catatan, hingga akhir November tahun ini perseroan mencatat sebanyak 953 debitur KUR mengalami kenaikan kelas. Adapun penyaluran KUR Bank Mandiri pada akhir November 2016 telah mencapai Rp12,14 triliun, atau sudah mencapai 93,4 % dari total target tahun ini dengan jumlah debitur sebanyak 289.136 UMKM. Dari nilai total penyaluran tersebut, KUR Mikro yang disalurkan sebesar Rp3,82 triliun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Gito Adiputro Wiratno
Editor: Rahmat Patutie

Bagikan Artikel: