Kredit Foto: Sufri Yuliardi
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengklaim jumlah pengguna e-cash yang menggunakan jaringan media sosial Line sudah mencapai 500 ribu pengguna. Pertumbuhan jumlah pengguna e-cash perseroan tergolong masif mengingat Bank Mandiri baru mendapatkan izin dari Bank Indonesia beberapa bulan ke belakang.
Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan perseroan akan terus melakukan sosialasi penggunaan e-cash via line tersebut.
"Jumlahnya mungkin sekarang sudah mencapai 500 ribuan pengguna," katanya di Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Sebagai catatan, perseroan memilih menggandeng Line sebagai mitra kerja pengembangan e-cash-nya lantaran Line banyak digunakan oleh kelas A yang memanfaatkan jaringan peer to peer. Sedangkan untuk media sosial sejenis seperti Whatsapp Messenger segmentasi pasarnya adalah para profesional yang banyak berhubungan untuk keperluan kerja.
Melalui Line diharapkan proses pengiriman uang akan menjadi lebih mudah dan juga aman. Di samping itu uang kiriman pun akan mudah digunakan untuk berbelanja. Membeli pulsa, membeli listrik, atau berbelanja di toko nyaman.
Di samping e-cash perseroan juga terus menggenjot penggunaan e-money. Hingga akhir tahun ini Bank Mandiri menargetkan dapat menerbitkan sebanyak sembilan juta kartu dengan nilai transaksi bulanan mencapai Rp250 miliar hingga Rp300 miliar. Per November, jumlah kartu e-money perseroan sudah menembus angka delapan juta kartu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Cahyo Prayogo
Tag Terkait: