Presiden Ukraina Terdesak, Amerika Serikat Kini Malah Jadi Seperti Rusia
Kredit Foto: Istimewa
Ukraina menyuarakan keprihatinannya terhadap dengan upaya pemaksaan damai dengan Rusia. Pihaknya mengungkit bagaimana pihaknya kini mendapatkan tekanan dari Amerika Serikat (AS).
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan harapan agar perundingan damai dapat berlangsung serius dan substantif. Namun kenyataannya, pihaknya terlalu sering diminta melakukan konsesi, sementara tuntutan serupa tidak diarahkan kepada Rusia.
Baca Juga: Diam-diam Kirim Utusan, China Akhirnya Tegaskan Posisinya Dalam Perang Rusia-Ukraina
“Kami benar-benar berharap pertemuan trilateral pekan depan akan serius dan membantu semua pihak. Namun, jujur saja, terkadang terasa seperti para pihak membicarakan hal yang sepenuhnya berbeda,” ujar Zelenskiy, dikutip dari Reuters.
Zelenskiy juga mengakui merasakan sedikit tekanan dari Trump. Sang presiden sebelumnya memaksanya untuk segera berdamai dengan Rusia.
“Amerika sering kembali ke topik konsesi, dan terlalu sering konsesi itu dibahas hanya dalam konteks Ukraina, bukan Rusia,” kata Zelenskiy.
Ukraina dan Rusia sebelumnya telah menjalani dua putaran perundingan yang dimediasi Amerika Serikat di Abu Dhabi. Kedua pihak menyebut pembicaraan itu konstruktif, namun belum menghasilkan terobosan besar.
Baca Juga: Rusia Blokir Total WhatsApp, Dorong Warga Pakai Aplikasi Pesan Lokal
Zelenskiy mendesak sekutunya untuk meningkatkan tekanan terhadap Moskow. Ia menyarankan hal tersebit dilakukan melalui sanksi yang lebih keras serta peningkatan pasokan persenjataan. Ia juga mengingatkan bahwa terlalu banyak pembicaraan tanpa diimbangi tindakan nyata.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: