Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tambah Investasi di RI, Glaxo Bangun Pabrik Senilai Rp69 Miliar

Tambah Investasi di RI, Glaxo Bangun Pabrik Senilai Rp69 Miliar Kredit Foto: Boyke P. Siregar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan farmasi asal Inggris, GlaxoSmithKline (GSK) mengumumkan perjanjian strategis manufaktur dengan Li & Fung Beauty (LFB) untuk pembangunan fasilitas pabrik baru dengan nilai investasi mencapai 4 juta Poundsterling atau setara Rp69 miliar.

Pabrik seluas 3.700 m2 tersebut akan memproduksi dan mensuplai produk pasta gigi Sensodyne dan bakal menyerap tenaga kerja sebanyak 250 orang. President Director, GSK Consumer Healthcare Indonesia, Pawan Sud mengatakan sektor manufaktur kesehatan Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan di Asia Tenggara yang didukung oleh sejumlah faktor termasuk tenaga kerja yang terlatih, solusi infrastruktur yang berkelanjutan, dan iklim ekonomi yang baik bagi pertumbuhan bisnis.

?Potensi pasar Sensodyne di Indonesia baru sekitar 50% saja yang sudah paham mengenai kebutuhan gigi sensitif. Jadi tingkat kesadaran masih cukup rendah. Serta keinginan masyarakat Indonesia untuk pergi ke dokter gigi masih kecil. Jadi tujuan kami menghadirkan sebuah produk yang memang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai,? kata Pawan Sud dalam acara Grounbreaking Ceremony Sensodyne Facility di Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Ia menambahkan dengan investasi baru tersebut kini GSK telah menginvestasikan sekitar 13,2 juta Poundsterling atau Rp228 miliar di Indonesia yang dimulai sejak tahun lalu melalui ekspansi fasilitas manufaktur di Pulogadung

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazzam Malik menyambut baik komitmen GSK untuk berinvestasi di Indonesia. Ia mengungkapkan realisasi investasi terbaru tersebut disampaikan saat bertemu Presiden Joko Widodo di London pada tahun 2016 lalu.

?GSK merupakan salah satu perusahaan kesehatan Inggris yang sudah terkenal. Mereka sudah 30 tahun? berbisnis di Indonesia dan investasi yang akan dimulai hari ini contoh komitmen untuk masa depan Indonesia,? kata Malik.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Bagikan Artikel:

Video Pilihan