Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Meski Asing Net Sell, IHSG Tetap Menghijau

Meski Asing Net Sell, IHSG Tetap Menghijau Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan hari ini, Kamis (5/7/2018), kembali ditutup di zona hijau. Indeks menguat 5,69 poin atau 0,10% ke level 5.739,33. Indeks sempat menyentuh level terendah di posisi 5.685,75 dan tertinggi 5.739,33. Hal berbeda terjadi pada indeks LQ45 yang malah turun 3,6 poin atau 0,4% ke level 904,2.

Para investor bertransaksi senilai Rp5,77 triliun, dengan frekuensi perdagangan mencapai sebanyak 311.792 kali transaksi dan volume 7,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Sebanyak 177 saham menguat, 202 melemah, dan 113 saham tak bergerak. Investor asing membukukan aksi jual bersih (nett sell) Rp132,54 miliar.

Sebagian besar sektor saham berhasil menghijau. Sektor saham pertambangan naik 1,64%; sektor saham perdagangan menguat 1,4%; sektor saham infrastruktur tumbuh 0,93%.

Saham-saham yang mengalami kenaikan paling tinggi (top gainers) yakni MAPA naik 1.050 poin atau 50% ke Rp3.150 per saham, diikuti BTON yang menguat 67 poin atau 34,36% ke Rp262 per saham, HDFA naik 40 poin atau 34,19% ke Rp157 per saham, KPAL naik 86 poin atau 25% ke Rp430 per saham, dan TRUK naik 135 poin atau 25% ke Rp675 per saham.

Sementara saham-saham yang turun terdalam (top losers) antara lain adalah TRUS turun 56 poin atau 25% ke Rp168 per saham, disusul CSIS turun 325 poin atau 21,89% ke Rp1.160 per saham, SQMI turun 46 poin atau 16,67% ke Rp230 per saham, lalu MFMI turun 105 poin atau 15,91% ke Rp555 per saham, dan NICK turun 14 poin atau 11,57% ke Rp107 per saham.

Saham teraktif diperdagangkan seperti IMAS dengan 21.198 transaksi senilai Rp213,96 miliar, diikuti saham SWAT sebanyak 14.062 kali senilai Rp36,08 miliar, dan saham PGAS sebanyak 13.081 kali senilai Rp216,33 miliar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Bagikan Artikel: