Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BEI Suspensi Saham POLA, AGII dan ZATA Imbas Harga Melonjak Tajam

BEI Suspensi Saham POLA, AGII dan ZATA Imbas Harga Melonjak Tajam Kredit Foto: Istockphoto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara perdagangan tiga saham setelah mencatat lonjakan harga kumulatif yang signifikan. Ketiganya adalah PT Pool Advista Finance Tbk (POLA), PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), dan PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA).

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham POLA, AGII dan ZATA pada tanggal 23 Februari 2026," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono.

Lonjakan harga ketiga saham tersebut memang terbilang agresif. Pada penutupan perdagangan Jumat (20/2), saham POLA melesat 9,52% ke level Rp115. Dalam sepekan, saham ini telah naik 21,05%, dan menguat 26,37% dalam sebulan terakhir.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Senin (23/2) Dibuka Sumringah Naik 1%

AGII bahkan mencatat kenaikan lebih tinggi. Sahamnya ditutup melonjak 24,8% ke Rp3.120. Secara mingguan, AGII terapresiasi 44,44%, sementara dalam sebulan melambung 96,23%. Sementara itu, ZATA juga mencuri perhatian dengan kenaikan 34,71% ke Rp163 pada perdagangan yang sama.

"Penghentian sementara perdagangan saham tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," jelas Yulianto.

Baca Juga: Apa Itu Saham? Kenali Jenis, Risiko, dan Keuntungannya

Baca Juga: Update Finalisasi MSCI Bayangi IHSG, IPOT Rekomendasikan 3 Saham

Ia mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing Perseroan agar keputusan investasi tetap didasarkan pada fundamental dan informasi yang memadai.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: